Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Januari 2012

Yahoo Ditinggal Pergi Pendirinya

Jerry Yang turut berjasa mendirikan Yahoo pada 1995

Salah seorang pendiri Yahoo Inc., Jerry Yang, akhirnya meninggalkan perusahaan layanan informasi Internet itu. Dia keluar dari Dewan Direktur Yahoo setelah beberapa tahun lalu mundur dari jabatan Kepala Eksekutif Korporat (CEO).

Menurut kantor berita Reuters, Yang memutuskan tidak lagi berada dalam dewan direktur dan juga meninggalkan posisi lain di Yahoo, terhitung sejak Selasa 17 Januari 2012. Pengunduran diri itu terjadi dua pekan setelah Yahoo menunjuk Scott Thompson sebagai CEO baru.

Dalam surat pengunduran diri ke Ketua Dewan Direktur Yahoo, Yang mengatakan bahwa langkahnya ini demi mengamankan "kepentingan lain di luar Yahoo." Dia pun antusias atas penunjukkan Thompson sebagai pemimpin eksekutif baru.

Yang turut berjasa mendirikan Yahoo pada 1995 dan membuat perusahaan itu melejit sebagai penyedia informasi dan layanan email terkemuka di jagat maya. Namun, dalam beberapa tahun belakangan, Yahoo sudah tertinggal dari para pesaingnya, seperti Google dan Facebook.

Turunnya kinerja Yahoo itu juga tak lepas dari sejumlah keputusan kontroversial saat Yang masih menjadi CEO. Salah satunya adalah membatalkan kerjasama bisnis dengan Microsoft. Setelah ditekan berbagai pihak Yang pada akhir 2008 mundur sebagai CEO, dan kini keluar dari Dewan Direktur Yahoo.
Jabatan CEO yang ditinggalkan Yang sempat diisi oleh Carol Bartz, namun tahun lalu dia dipecat sebelum Yahoo menunjuk Thompson sebagai CEO baru.

Ironisnya, tak lama setelah pengunduran diri Yang itu, saham Yahoo di bursa Wall Street naik 3,4 persen. Kalangan pengamat menilai bahwa keluarnya Yang kemungkinan akan mempercepat perundingan kontrak miliaran dolar atas penjualan sejumlah aset Yahoo, seperti 40 persen saham di laman Alibaba China dan investasi di Yahoo Jepang.

• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com/news

Jumat, 13 Januari 2012

Layanan Data Meningkat, 3G Akan Mendominasi

Secara bertahap, 3G diperkirakan akan mendominasi pada tahun 2016

Dengan posisi industri telekomunikasi Indonesia yang sudah matang, prospek yang akan dikembangkan pada tahun 2012 akan ke arah era layanan data. Saat ini pertumbuhan pengguna data menurut Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia meningkat signifikan, hingga lebih dari 70 juta pelanggan data.

"Pertumbuhan pelanggan data tahun 2012 diperkirakan mencapai 100 persen," ujar kata Sarwoto Atmosutarno, Ketua ATSI (Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia), dalam konferensi pers, Refleksi 2011 dan Proyeksi 2012 Industri Telekomunikasi, di Jakarta, Jumat, 13 Januari 2011.

Menurut Sarwoto, pertumbuhan data ini didorong oleh komposisi pengguna layanan data saat ini 65 persen merupakan kalangan usia produktif. Adapun 51 persen dari usia produktif tersebut adalah anak muda yang berumur 24 tahun.

"Jadi Indonesia punya peluang ke data," ujar Direktur Utama Telkomsel ini.
Selain itu, ATSI mengatakan secara bertahap pada tahun 2016 jaringan 3G akan mendominasi jaringan telekomunikasi di Indonesia. Ini untuk menyesuaikan dengan era layanan data.
Tahun 2012, lanjutnya, konsumen dengan jaringan 2G diperkirakan 71,4 persen, 3G 28,6 persen. Untuk tahun 2013, diperkirakan 2G 62,11 persen, 3G 37,29 persen, LTE 0,64 persen. Dan ujungnya 2016 nanti direncanakan 2016, jaringan 2G 33 persen, 3G 61,37 persen dan LTE 4,9 persen.

Ia juga berharap masyarakat harus siao beralih ke perangkat smartphone yang mendukung layanan data. Untuk itu ATSI mendorong ketersediaan perangkat smartphone 3G dengan harga US$ 60 atau sekitar 500 ribuan. "Masyarakat harus siap, kalau belum ya bisa loss benefit," ujarnya.

Untuk mendukung layanan data, tahun 2012 jumlah BTS akan ditambah kurang lebih 15 ribu. Hingga akhir tahun lalu, sudah ada 22 ribu BTS 3G dari total 97 BTS.

• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com/news/read

Kamis, 12 Januari 2012

Malware Berkedok Game Muncul di Android

Perusahaan pencipta aplikasi jahat itu menyamar dengan nama ‘Stevens Creek Software’.

Dunia teknologi baru saja mulai bergeliat di awal tahun 2012 ini, misalnya diawali dengan digelarnya perhelatan Consumer Electronics Show di Las Vegas, Amerika Serikat, pekan ini. Namun dunia kejahatan teknologi sudah lebih dulu berlari pesat.

Sejumlah aplikasi penipuan sudah bermunculan di marketplace resmi Android. Masalah yang terus menerus berlangsung ini memang sudah diprediksi sebelumnya di tahun-tahun lalu.

Yang terbaru adalah laporan munculnya aplikasi penipuan berkedok game populer dan menyamar sebagai game tersebut. Perusahaan pencipta aplikasi jahat itu menyamar dengan nama ‘Stevens Creek Software’ di Android Market.

"Saat instalasi, aplikasi penipu ini hanya menyediakan pilihan untuk dapat mengakses Internet secara penuh," kata Peter Coogan, Symantec US Security Expert, dikutip dari blog resminya, 12 Januari 2012.

Di masa lalu, kata Coogan, aplikasi penipu meminta berbagai izin yang tidak perlu saat instalasi. Ini membuat pengguna menjadi tersadar bahwa mereka bisa mendapatkan risiko tertentu jika melanjutkan instalasi.

“Dengan hanya satu permintaan izin saat instalasi, risiko pengguna sadar bahwa meleka tengah ditipu, menjadi lebih kecil dan mereka pun lebih mudah menjadi korban,” kata Coogan. “Setelah aplikasi diinstalasikan, ia akan membuka jendela yang meminta pengguna untuk mengklik tombol agar instalasi selesai,” ucapnya.

Di sinilah masalahnya dimulai. “Jika pengguna mengklik tombol, browser Internet mereka akan terbuka dan mereka di-redirect beberapa kali sampai mereka tiba di sebuah situs iklan yang menawarkan pendapatan secara online,” ucap Coogan.

Untuk itu, Symantec telah memperketat pendeteksian terhadap aplikasi ini dan dikenali sebagai Android.Steek. Google juga sudah diberi notifikasi akan adanya aplikasi tersebut di Android Market.

"Tips dari kami. Salah satu upaya untuk menghindari instalasi aplikasi penipu adalah, cek publisher software tersebut. Apakah versi gratis dan versi berbayarnya dibuat oleh publisher yang sama atau tidak,” ucap Coogan

.• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com/news/read

Rabu, 11 Januari 2012

Google Alihkan 100 Ribu UKM ke Online

Google memberikan fasilitas gratis selama satu tahun kepada 100 ribu UKM yang mendaftar.

Potensi perkembangan internet di Indonesia kian besar. Namun sayangnya, belum banyak kalangan pengusaha yang memaksimalkan fasilitas online. Untuk itu, Google Asia Tenggara meluncurkan program 'Bisnis Lokal Go Online', www.bisnisgoonline.co.id.

Tujuan mereka adalah agar usaha kecil menengah (UKM), yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) terakhir berjumlah 75 ribu unit, beralih ke bisnis online.

“Saat ini, dari statistik, UKM di Indonesia yang menggunakan Internet sebagai jalur pengembangan bisnis masih kecil,” kata Julian Persaud, Managing Director Google Southeast Asia, di Jakarta, Rabu 11 Januari 2012. “Dari 17 juta UKM di sini, hanya 75 ribu yang memiliki website," ucapnya.

Salah satu problem yang menghambat bisnis go online, menurut Persaud, adalah anggapan investasi yang masih rumit dan mahal. “Untuk itu, Google memberikan website, domain, dan hosting gratis selama satu tahun kepada 100 ribu UKM yang mendaftar pertama kali,” ucapnya.

Tahun berikutnya, Persaud menambahkan, UKM tersebut akan mendapatkan potongan harga dengan dikenai biaya hanya sebesar US$12 per tahun.

Pada program ini, Google juga memberikan saran dan edukasi gratis yang berkerlanjutan. Pengusaha juga mendapatkan fasilitas gratis iklan online bahkan terdaftar di Google Maps.

"Kami melihat potensi pertumbuhan besar bagi UKM di sini. Untuk itu kami berharap program ini bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Indonesia," lanjut Persaud.

Saat ini, di Indonesia terdapat setidaknya 40 juta pengguna internet dan 130 juta pelanggan telepon genggam. Sebagian besar dari pelanggan tersebut menggunakan komputer dan ponsel untuk mencari informasi lokal secara online.

Pada program ini, Google menggandeng Kementerian Koordinator Perekonomian RI, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM, PANDI, KADIN, APTIKOM, Melsa, Multiply.com, dan Bakrie Connectivity. (art)

• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com/news/read

Sabtu, 24 Desember 2011

Di Pesawat, Alat Elektronik Boleh Dipakai

Pilot American Airlines dan United Airlines bahkan sudah biasa menggunakan iPad di kokpit

Tampaknya penumpang pesawat terbang tak perlu lagi mematikan perangkat elektronik mereka saat pesawat mengudara. Bahkan, dari studi terbaru, gadget-gadget elektronik mulai dari smartphone sampai tablet PC semakin menjadi peralatan penting bagi pilot saat mengemudi.

Ambil contoh, Ernesto Martinez, yang sudah menjadi pilot selama 7 tahun terakhir. Berkat peta, informasi pesawat, bandara, data pesawat yang tengah mendekat serta arah penerbangan yang ditanamkan pada iPad miliknya, menerbangkan pesawat malah jadi semakin mudah.

“Seluruh informasi disimpan di iPad, jadi tidak perlu komunikasi lewat WiFi atau jaringan seluler. Tidak ada sinyal seluler yang ditransmisikan,” kata Martinez, seperti dikutip dari Fox News, 24 Desember 2011.

Martinez tidak sendiri. Pilot maskapai penerbangan American Airlines dan United Airlines juga menggunakan iPad di kokpit. Ini tentunya memicu pertanyaan mengapa pengguna tidak boleh memakainya.

Dari sebuah investigasi yang dilakukan oleh USA Today, diketahui bahwa cukup besar persentase penumpang yang tidak menghiraukan peringatan awak kabin untuk mematikan perangkat elektronik saat pesawat take off, mengudara, dan landing.

“Banyak orang yang mengabaikan peringatan itu. Saya bahkan mendengar dari awak kabin bahwa sebenarnya itu tidak mengapa,” kata seorang penumpang yang mengaku menggunakan peralatan elektronik saat penerbangan.

Martinez memang membantah. “Jika Anda menerbangkan pesawat besar dan banyak orang berkomunikasi menggunakan ponsel, sinyal tetap bisa mengganggu sampai kokpit,” ucapnya. Tetapi, dari studi yang dilakukan, perangkat elektronik memang mengeluarkan gangguan elektromagnetik. Namun jumlahnya relatif kecil.


• VIVAnews
http://teknologi.vivanews.com

Kamis, 22 Desember 2011

WDYL, Eksperimen Pencarian Baru dari Google

What Do You Love merupakan search engine baru yang ditata lebih rapi.

Google meluncurkan jasa pelayanan pencarian baru yang disebutnya, What Do You Love. Ini merupakan sistem pencarian yang cara kerjanya hampir sama dengan search engine biasa, hanya saja dengan hasil yang lebih teratur.

Maksudnya, ini merupakan hasil pencarian yang diintegrasikan dengan layanan Google lain, seperti Google Maps, Google Translate, YouTube, juga Google Maps. Dengan demikian, hasil pencariannya akan ditata sesuai kotak yang diatur sesuai masing-masing layanan.

Misalnya Anda mencari kata "chocolate". Maka di kotak layanan translate akan terlihat hasil translasi ke sejumlah bahasa (lengkap dengan pengucapan audio). Di kotak layanan measure popularity Anda akan menemukan berapa banyak orang yang search kata itu. Di kotak layanan Books Anda akan menemukan buku terkait coklat. Hingga pencarian video terkait kata "chocolate" akan didapat di kotak YouTube.

Konsep layanan WDYL dari Google ini mengingatkan kita akan iGoogle, layanan search engine Google yang bisa dipersonalisasi.

Seperti apa layanan search engine baru ini, Anda bisa coba WDYL dari Google di tautan ini. (umi)


• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com/

Rabu, 21 Desember 2011

BlackBerry App World Bisa dengan Potong Pulsa

Selama ini untuk memperoleh aplikasi itu melalui transaksi kartu kredit, dalam dolar.

Bagi anda pengguna smartphone Blackberry, tentu sudah familiar dengan aplikasi yang terakomodasi dalam Blackberry App World. Selama ini, aplikasi tersebut hanya dapat dinikmati dengan transaksi dalam bentuk dolar serta harus menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran.

Mekanisme ini tampak agak rumit, namun kini Indosat menyediakan layanan pembelian aplikasi tersebut dengan menggunakan rupiah, dan langsung memotong dari pulsa.

"Kalau pakai kartu kredit ada security-nya. Sekarang kami mengakomodasi dengan langsung potong pulsa," ujar Hernawan, Manager Device Blackberry Indosat di Jakarta.

Untuk membeli aplikasi ini, lanjut Hernawan, pelanggan masuk ke menu BlackBerry App Wold, pilih menu 'My Account'. Selanjutnya memasukkan BlackBerry ID dan klik untuk otentifikasi. Setelah login sukses, akan ada pilihan 'Payment Options' dan pilih 'Bill Through Indosat', kurs aplikasi semua berubah dalam rupiah.

"Ada 13 aplikasi yang berdiskon 75 persen. Aplikasi yang sering di-download, salah satunya Kamus Pro," tambahnya. Aplikasi yang termahal mencapai Rp 46 ribuan dan yang termurah hanya Rp6.600.

Untuk menikmati layanan aplikasi BB ini, pelanggan harus memiliki BlackBerry App World versi 3.0. Aplikasi khusus ini merupakan yang pertama kali di Asia Pasifik. (eh)



• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com

Sabtu, 17 Desember 2011

186Gbps, Rekor Baru Kecepatan Transmisi Data

Kecepatan transfer ini mengalahkan rekor yang dibuat pada tahun 2009 lalu yakni 119Gbps.

Dalam konferensi Seattle SuperComputing 2011, sekelompok peneliti yang diketuai oleh ilmuwan asal California Institute of Technology (Caltech) berhasil mencatatkan rekor baru transfer data lewat jaringan, yakni mencapai 186Gbps.

Rekor kecepatan transfer data antara jaringan komputer ini membuka harapan baru bagi masa depan penjelajahan Internet dan kabar gembira bagi para penyedia jasa layanan Internet.
Kecepatan 186Gbps ini mengalahkan rekor yang dibuat pada tahun 2009 lalu yakni 119Gbps. Dengan kecepatan baru ini, pengguna bisa mentransfer 2 juta gigabyte data per hari, atau kira-kira konten 100 ribu keping Blu-ray dalam sehari.

Kecepatan transfer tersebut diraih menggunakan sirkuit 100Gbps yang dibuat oleh lembaga non profit BCNET dan CANARIE. Transmisi data itu diraih saat mengirimkan data dari data center milik University of Victoria di British Columbia ke Seattle Convention Centre yang mencapai kecepatan maksimal 98Gbps dan di arah sebaliknya, data dikirimkan secara bersamaan dengan kecepatan hingga 88Gbps.

Uji coba selanjutnya dilakukan dengan mentransfer data dari Seattle ke kawasan lain di Amerika Serikat, dan juga ke Korea dan Brazil. Pengamat menilai, raihan ini sangat signifikan karena ilmuwan menggunakan jalur transmisi 100Gbps yang sudah tersedia secara komersil, bukan lewat private network di dalam lab ataupun menggunakan testbed dengan kondisi tertentu.
Meskipun pengguna tidak butuh menonton 100 ribu film Blu-ray per hari, tapi bagi para ilmuwan, kecepatan ini sangat penting. Misalnya untuk berkolaborasi saat meneliti data-data luar angkasa dan lain-lain.

“Memiliki kecepatan transmisi ini memungkinkan kita meraih pencapaian yang sebelumnya tidak dimungkinkan,” kata Harvey Newman, dikutip dari Digital Trends, 16 Desember 2011. “Kita bisa melihat masa depan dengan lebih cerah yang tidak pernah bisa dibayangkan sebelumnya,” ucapnya. (eh)


• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com/news

Rabu, 14 Desember 2011

Anda Ditipu Online, Lakukan Langkah Ini

Selama ini banyak pelaku penipuan online yang belum terkena sanksi hukum.

Meski penipuan jual beli online sudah sebagian terkuak, namun penindakan oknum terhadap tindakan tersebut banyak yang belum sampai ke ranah hukum. Ini disebabkan para korban penipuan online enggan melaporkan kepada penegak hukum, sedangkan pasal penipuan merupakan delik aduan.

"Kebanyakan mereka malu menjadi korban, dan saat melapor tidak disertai dengan bukti yang kuat," ujar Director Bukalapak.com, Achmad Zaky, dalam diskusi "Penipuan Online" di Jakarta, Rabu, 14 Desember 2011.

Berdasarkan aduan korban, ia pernah melaporkan ke kepolisian. Namun, upayanya terkendala pada bukti sehingga proses hukum tidak berjalan. Untuk itu, calon pembeli online perlu ditekankan untuk merekam data detail semua transaksi online yang dilakukan.

"Dari mulai pertama kontak, harus direkam. Kebanyakan pembeli kurang aware dengan rekam data ini," jelas pegiat ICT Watch, Arif Taufik.

Ironisnya, dari sisi regulasi, UU ITE sudah mengakomodasi soal transaksi online. Arif menyebutkan dalam Bab 5 pasal 17 sampai 22, namun orang belum banyak yang tahu soal itu.

Upaya lain yang bisa ditempuh untuk memperkuat verifikasi rekening maupun website yang diduga melakukan penipuan adalah dengan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dan Kementerian Komumikasi dan Informatika. "Itu juga akan kami lakukan," tuturnya.

Zaky berpesan agar pengguna internet tidak tergiur dengan iming-iming cepat mendapatkan uang dalam waktu singkat maupun tergiur dengan barang yang harganya sangat miring. Lebih baik lanjutnya, beli barang kepada orang yang sudah kenal rekam jejaknya.

"Pelaku penipuan online ada di mana-mana dengan berbagai modus. Bahkan ada yang menggunakan hipnotis," pesannya. (eh)

• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com

Sabtu, 10 Desember 2011

Indonesia Pasar Web Mobile Paling Potensial

Indonesia berada di posisi teratas dengan pertumbuhan akses mobile internet.

Indonesia berada di posisi teratas dengan pertumbuhan akses mobile internet, sebesar 160 persen dibandingkan tahun 2009. Angka tersebut merupakan salah satu hasil sebuah penelitian mengenai kebiasaan penggunaan mobile Internet yang dilakukan Yahoo! Net Index 2011.

Pendorong pertumbuhan mobile internet ini, menurut Yahoo!, adalah generasi muda pria (15-24 tahun) yang memiliki akses ke perangkat dengan harga di bawah US$ 200, namun berfitur internet.

Saat ini, Indonesia mempunyai potensi pasar karena memiliki biaya bulanan mobile Internet yang terendah, rata-rata US$ 12,5. Posisi ini diikuti oleh Filipina (US$ 13,1), Malaysia (US$ 15), dan Vietnam (US$ 24).

“Dengan hanya 8 persen dari populasi di Indonesia yang menggunakan
mobile Internet (20 juta), ada potensi besar yang belum tersentuh oleh Yahoo!,” ujar David Jeffs, Kepala Yahoo! Insights dalam rilis tertulis yang diterima VIVAnews, 9 Desember 2011.

Temuan dari penelitian Yahoo! Net Index 2011 itu juga menyatakan bahwa di Indonesia, perangkat mobile adalah perangkat paling umum digunakan untuk mengakses jejaring sosial. Kemudian diikuti dengan fungsi email/instant messaging dan pencarian.

Saat ini, Yahoo! masih menjadi situs yang paling sering dikunjungi di ponsel dan properti online-nya menempati urutan pertama dalam email, messenger, foto, berita, dan travel.

Dominasi Nokia dan IM3
Penelitian Yahoo! Net Index 2011 menunjukkan bahwa Nokia (46 persen) merupakan merek dominan untuk mengakses Internet secara mobile, diikuti oleh BlackBerry (10 persen), dan Nexian (9 persen).

Pengembangan infrastruktur diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengguna mobile Internet dan promosi paket data yang lebih menarik. Harga paket data akan menurun sejalan dengan meningkatnya skala ekonomi bagi operator.

Saat ini, IM3 masih menjadi penyedia layanan mobile dan smartphone yang paling populer bagi mereka yang mengakses Internet melalui perangkat mobile, posisi ini diikuti Simpati, XL, Three, dan As. (umi)


• VIVAnews
http://teknologi.vivanews.com

Minggu, 04 Desember 2011

Data Dicuri, Pemakai iPhone, BlackBerry & Gmail Terancam

Data pemakai ponsel, komputer dijual sembunyi-sembunyi. "Saudara-saudara Anda mati kutu."

Dikenal aktif memungut dan membocorkan kawat diplomatik, WikiLeaks tak terlihat akan stop beroperasi. Meski sang pentolan, Julian Assange, pernah dicokok di Inggris oleh pihak berwajib, khalayak luas agaknya masih akan terus dipasok data-data rahasia.


Baru-baru ini, WikiLeaks meluncurkan proyek baru yang mengungkap tabir keburukan banyak perusahaan keamanan. Dalam laporannya, situs 'infak' data rahasia itu menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan keamanan aktif memperdagangkan informasi yang mereka dapatkan dengan cara mengawasi aktivitas pengguna telepon seluler (ponsel) dan komputer.

Seturut dengan dirilisnya "Spy Files", Assange menegaskan, "Faktanya, kontraktor intelijen menjual secara massal sistem pengawasan itu ke banyak negara di dunia."

Si pendiri WikiLeaks itu mengingatkan masyarakat internasional bahwa lebih dari 150 organisasi di antero bumi mampu menggunakan ponsel sebagai alat pelacak sekaligus peretas layanan SMS. Tak hanya itu, mereka juga tak sungkan menyadap panggilan telepon.

Pada tahap selanjutnya, ratusan organisasi itu menjual gelondongan data dari seluruh pengguna ponsel.
Proyek "SpyFiles" merupakan kerja sama antara syfiles.org, Privacy International, dan organisasi media dari enam negara, termasuk The Bureau of Investigative Journalism, Inggris. 287 dokumen telah siap dirilis.
Industri rahasia yang mengungkap data-data personal itu, menurut WikiLeaks, berharga miliaran dollar. Kemunculannya mulai ramai sejak tragedi 11 September 2001, ketika menara kembar World Trade Center (WTC) luluh lantak diserang teroris.

Assange mendengus, "Siapa yang pakai iPhone? Siapa punya BlackBerry? Siapa yang buka email lewat Gmail? Saudara-saudara, Anda mati kutu."

Ia beralasan bahwa detil informasi pribadi para pengguna gadget dan layanan surat elektronik (surel) yang ia sebutkan sedang diperjualbelikan oleh kontraktor intelijen. (Independent.co.uk, Mirror.co.uk | umi)

• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com

Minggu, 13 November 2011

"Update" iOS, Baterai iPhone 4S Makin Boros?

Update iOS 5.0.1 dijanjikan akan memperbaiki sistem operasi iOS untuk iPhone. Terutama, masalah baterai pada iPhone 4S.

Namun, di forum resmi pengguna Apple (discussions.apple.com), bermunculan pengguna yang mengeluhkan update tersebut. Beberapa bahkan mengatakan kalau masalah baterai di iPhone 4S makin parah setelah ada update.

Beberapa judul thread yang sempat dicatat TheRegister termasuk:
Bahkan thread yang judulnya 'aman', seperti "iOS 5.01 fixes battery issues" juga mengandung komentar yang mengatakan bahwa setelah update justru masalah baterai iPhone 4S tambah parah. Pengguna yang belum update disarankan untuk tidak melakukannya.

Di sisi lain, banyak juga pengguna yang mengatakan masalah mereka selesai dengan adanya update tersebut. Hal ini makin memicu kebingungan, apakah sebenarnya update iOS 5.0.1 bisa memperbaiki persoalan baterai atau tidak.

Pernyataan resmi Apple pada AllThingsD, Apple mengakui bahwa update iOS 5.0.1 tidak memperbaiki seluruh masalah yang ada. "Update software terbaru ini memperbaiki banyak masalah baterai yang dialami sebagian pengguna di perangkat iOS 5 mereka. Kami terus menyelidiki beberapa masalah yang tersisa," tulis pihak Apple.



Sumber :The Register

Rabu, 09 November 2011

Rahasia di Balik Upload File Raksasa

Klinik Cyberlife
Rahasia di Balik Upload File Raksasa
Konsultan: Donny BU - ICT Watch - detikinet

Sering saya jumpai baik di forum ataupun berbagai website lokal yang isinya merupakan video atau file dengan ukuran yang bisa dikatakan besar, katakanlah 500MB lebih untuk satu filenya.

Yang jadi pertanyaan saya adalah bagaimakah mereka mengunggah file berukuran besar tersebut? dimana kita tau bahwasanya di negeri kita ini bisa dikatakan memiliki koneksi internet lambat terlebih dengan koneksi unggahnya dan yang lebih mengherankan lagi adalah waktu unggah mereka bisa dikatakan cepat jika dilihat dari file awal tersebut ada di internet. Apakah rahasia uploader tersebut?

(Yasa Aulia Natasha, Pria, 22th)

Jawaban :

Mas Yasa, Beberapa internet user di Indonesia memang memiliki anugerah yang luar biasa berupa bandwidth yang berlimpah. Misalnya saja mereka yang mengelola lab komputer di sebuah kampus, para admin warnet, admin ISP, sysadmin kampus ataupun perkantoran ataupun mereka yang memang mampu berlangganan akses internet dengan bandwidth yang besar.

Mereka ini tentunya yang memiliki keleluasaan untuk melakukan upload file dalam jumlah besar, kalau file tersebut berasal dari komputernya. Tinggal pilih waktu malam hari, waktu yang tak banyak orang menggunakan internet, maka bandwidth pun makin lapang. Tetapi bisa juga file yang besar tersebut awalnya sudah ada di internet.

Lalu dengan mudah siapapun tanpa perlu bandwidth besar melakukan semacam "copy-paste" dari server awal lokasi file tersebut ke server tujuan. Kalau ini yang dilakukan, tentu saja besar kecilnya bandwidth upstream/downstream dari server ke komputer tidak ada kaitannya secara langsung.


( jsn / jsn )


Donny B.U. Sejak 1999 Donny B.U. telah keliling Indonesia untuk berbagi pengalaman tentang pemanfaatan Internet dan layanan media baru. Ia merupakan salah satu inisiator program Internet Sehat bersama rekan-rekan di ICT Watch. Penerima "Fellow of Social Entrepreneur" dari Ashoka ini dapat dihubungi melalui email dbu[at]donnybu.com, twitter @donnybu atau blog http://donnybu.com





http://www.detikinet.com/read/2011/11/04/154042/1760507/1205/rahasia-di-balik-upload-file-raksasa?i991101mainnews

Sabtu, 05 November 2011

Ponsel Modem 99 Ribu Diburu Pengunjung

Indocomtech 
Ponsel Modem 99 Ribu Diburu Pengunjung

Samsung Pinger dijual dengan harga promo 99 ribu dengan harga normal di pasaran 299 ribu.

Paket promo Smartfren dalam pameran Indocomtech 2011 dibanjiri pengunjung. Sampai hari ketiga gelaran Indocomtech, Smartfren sudah menjual 85 persen stok produk yang disediakan. Di antara produk yang laris dibeli oleh pengunjung yaitu Samsung Pinger SCH R-310 dan ponsel modem Hape Xstream EVDO Rev B.

"Dua produk itu yang paling laris, sudah 85 persen dari stok yang ada," kata Narasana Bayu Perdana, Finance Smartfren di sela-sela Booth Smartfren dalam Pameran Indocomtech, Senayan JCC, Jumat 4 November 2011. Bayu menyebutkan bahwa stok produk Smartfren sebanyak ribuan.

Samsung Pinger dijual dengan harga promo 99 ribu dengan harga normal di pasaran 299 ribu. Ponsel ini menjadi modem dengan kecepatan 153,6 Kbps dengan dilengkapi Bluetooth dan Opera Mini.

Sedangkan produk teranyar Smartfren, Hape Xstream EVDO dijual dengan harga 199 Ribu dengan paket bundling voucher Smartfren 100 ribu. Harga normal Hape Xstream EVDO adalah 299 ribu.

Sedangkan untuk kelas modem, Smartfren memberikan promo khusus untuk produk Dongle AC 682 dengan harga 199 Ribu. "Kalau ini sudah terjual 300 sampai 400 unit," kata dia.

Smartfren mentargetkan penjualan seluruh produknya mencapai dua ribu unit sampai hari akhir pameran pada 6 November 2011 nanti. "Kami optimis, apalagi besok akhir pekan," ujar dia.



Ismoko Widjaya, Amal Nur Ngazis • VIVAnews
http://teknologi.vivanews.com/news/read/261511-ponsel-modem-99-ribu-diburu-pengunjung

Rabu, 02 November 2011

Smartfren Klaim Pelanggan Data Naik 10x Lipat

Saat ini, seluruh BTS Smartfren sudah mendukung EVDO Rev. B fase 1. 

Seiring dengan kampanye I Hate Slow yang digelar sejak Juli lalu, Smartfren mengklaim mendulang sukses jika melihat pertumbuhan pelanggan data yang menggunakan layanan mereka. Sampai saat ini pelanggan data operator tersebut mencapai 1,3 juta pelanggan.


“Angka ini meningkat signifikan dibandingkan dengan semester pertama tahun 2011,” kata Djoko Tata Ibrahim, Deputi CEO Commersial Smartfren di Jakarta, 1 November 2011. “Sejak kami kampanyekan I Hate Slow, jumlah pelanggan naik mencapai 10 kali lipat dari semester pertama,” ucapnya.

Dengan pertumbuhan pasar pelanggan tersebut, Djoko menyebutkan, pihaknya menargetkan akan meraih jumlah pelanggan data hingga 5 juta pengguna pada tahun 2012 mendatang.

Sejalan dengan pertumbuhan itu, Djoko mengklaim, pihaknya terus memperbaiki jaringan untuk mendukung kecepatan akses maupun kebutuhan data. “Saat ini, seluruh jaringan BTS yang dimiliki oleh Smartfren sudah mendukung jaringan EVDO Rev. B Fase 1,” ucapnya.

Menurut dia, ekspansi jaringan merupakan hal yang sangat sentral. "Kami sudah siapkan jaringan EVDO Rev. B fase 2 di 5 kota, nanti menyusul yang lainnya.” kata Merza Fachys, Chief Technology Officer Smartfren. “Bahkan kami juga akan mengembangkan jaringan hingga ke luar negeri. Pengembangan ini sesuai dengan rencana bisnis perusahaan,” ucapnya.


Muhammad Firman, Amal Nur Ngazis  
• VIVAnews
http://teknologi.vivanews.com/news/read/260575-smartfren-klaim-pelanggan-data-naik-10x-lipat

Aplikasi Mobile Untuk BlackBerry dan Android Dari Melon

Sebuah aplikasi untuk listening, download, dan streaming musik legal kini dapat diakses dengan mudah melalui perangkat bergerak berbasis sistem operasi Blackberry dan Android..


Aplikasi dengan produk unggulan yang diberi nama MelOn. MelOn menurut CEO PT Melon Indonesia Won Yong Jo, merupakan aplikasi untuk mendengarkan (listening), mengunduh (download), dan streaming musik digital secara legal.

Untuk dapat mengakses seluruh musik legal yang ada di MelOn pelanggan cukup mendaftar melalui aplikasi yang ada di perangkat Android dan Blackberry atau lewat akses SMS dan UMB

“Saat ini MelOn juga memiliki paket khusus bagi pengguna blackberry unlimited Telkomsel, melalui layanan yang disebut ‘LangitMusik BlackBerry’. Langit musik blackberry adalah layanan yang memungkinkan seluruh pelanggan Telkomsel Blackberry Unlimitted untuk dapat mengakses, mendengarkan, maupun mendownload ratusan ribu lagu dari database MelOn dengan tanpa batas dengan tariff khusus dan tanpa ada biaya tambahan untuk internetnya (GPRS).” Jelas Won Yong Jo.

Selain fitur unggulan yang dimiliki seperti fitur Playlist, Fitur Shared Playlist , Melon Mobile Application telah dilengkapi dengan Dolby Technology Adoption yang dapat melakukan kompresi file lagu hingga 50%. Ini membuat penggunanya mampu melakukan download lagu secara lebih cepat dan tidak memakan banyak memori.

Dan hebatnya kompresi ini tidak mempengaruhi kualitas lagunya. Tak hanya itu,telah disediakan juga database lirik lagu yang memungkinkan pengguna membaca lirik & menyanyi saat lagu diputar. Pengguna juga dapat melakukan sinkronisasi library maupun playlist di perangkat Blackberry-nya dengan MelOn player di yang ada di komputer pribadi via website.

“Itu semua didukung oleh database lagu MelOn yang mencapai lebih dari 500 (lima ratus) ribu lagu yang dapat didengarkan sepuasnya setiap hari oleh pengguna,” demikian jelas Won Yong Jo.

Pelanggan dapat menginstal melon player yang sdh tersedia di Blackberry Application, maupun mengunduh dari link yang diberikan saat pelanggan melakukan pendaftaran. Pendaftaran untuk pelanggan Telkomsel adalah dengan cara tekan *901*1# atau dengan mengirimkan SMS: REG spasi LMBB kirim ke 9012. Dan untuk pelanggan diluar Telkomsel dapat dilakukan dengan mengirimkan SMS: REG spasi GRATISMELON ke 9012.

Pelanggan juga dapat dengan mudah menghentikan layanan ini kapan saja. Caranya cukup mudah. Untuk pelanggan Telkomsel cukup tekan *901*99# dari Telkomsel atau SMS: UNREG LMBB ke 9012 dengan biaya untuk berhenti berlangganan adalah Rp.0 alias gratis. Sedangkan untuk provider lainnya dapat berhenti berlangganan dengan cara SMS: UNREG GRATIS ke 9012 dengan tariff Rp.0 juga.

Pelanggan akan menerima informasi atau notifikasi perpanjangan, yaitu di H-2 sebelum masa berlangganan berakhir. Sehingga pelanggan dapat memutuskan untuk memperpanjang masa berlangganannya atau berhenti dari layanan ini.

Selain menggunakan SMS, pelanggan dapat juga melakukan pembayaran berlangganan layanan MelOn menggunakan Bundling Speedy Music Unlimited yang hanya Rp. 4,900 per bulan, KlikBCA, Credit Card, MCash Finnet, serta alat bayar lainnya.

“ Untuk pengguna secara rutin mendownload dan mendengarkan lagu kesayangannya via MelOn, kami sediakan satu buah Samsung Galaxy Tab. Pemberian ini akan diberikan lewat pengundian yang akan dilakukan pada bulan November 2011,” Won Yong Jo menjelaskan.

PT MelOn Indonesia merupakan perusahaan hasil joint venture antara PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk dan SK Telecom yang bergerak di bidang penyediaan aplikasi dengan produk unggulan yang diberi nama MelOn.


Penulis: Budi Prasetyo  |  Editor: Budi Prasetyo
http://www.tribunnews.com/2011/11/01/aplikasi-mobile-untuk-blackberry-dan-android-dari-melon

Sabtu, 22 Oktober 2011

LTE Berhasil Diuji Coba di Surabaya dan Bali

LTE Berhasil Diuji Coba di Surabaya dan Bali

Long Term Evolution (LTE) merupakan teknologi jaringan telekomunikasi generasi keempat (4G) yang akan diadopsi di seluruh dunia dalam beberapa tahun ke depan. Untuk itu, sejumlah vendor dan operator seluler di seluruh dunia terus melakukan uji coba terhadap teknologi tersebut.

Yang terbaru adalah uji coba yang dilakukan oleh Nokia Siemens Networks, salah satu pemain di industri jaringan telekomunikasi dan Indosat, salah satu operator telekomunikasi seluler terbesar di Tanah Air. Keduanya menjalankan percobaan lapangan LTE di pita frekuensi 1800MHz.

Uji coba berbasis teknologi FDD-LTE (frequency division duplex) ini menunjukkan kesiapan jaringan operator untuk menggunakan kembali pita frekuensi 1800MHz yang sudah ada. Adapun uji coba dilakukan di Surabaya dan Bali, dan dihadiri oleh wakil pemerintah dan otoritas regulator.

“LTE akan menghadirkan komunikasi generasi baru ke Indonesia dan Nokia Siemens Networks merupakan salah satu provider yang tepat mengingat mampu menyediakan LTE pada pita frekuensi tersebut,” kata Hans Moritz, Director and Chief Technology Officer, Indosat, 22 Oktober 2011.

Moritz menyebutkan, dukungan yang sangat baik pada teknologi yang disediakan Nokia Siemens Networks akan membantu pihaknya memanfaatkan kembali pita frekuensi 1800MHz--yang saat ini digunakan untuk layanan 2G-- untuk layanan LTE di masa depan.

Selama uji coba, kedua perusahaan menggunakan aplikasi inovatif seperti e-doctor dan e-education di kota Surabaya dan Denpasar, yang memungkinkan pasien berkonsultasi ke dokter dan dosen mengajar mahasiswanya dari jarak jauh melalui konferensi video.

Selain itu, streaming video 3D dan pengintaian kamera CCTV juga didemonstrasikan.

Menurut Harald Preiss, Head of the Customer Team, Nokia Siemens Networks, dengan LTE, operator seperti Indosat akan dapat menawarkan throughput yang lebih tinggi, hingga 100Mbps dengan latensi atau keterlambatan yang hanya 10 milidetik. “Yang lebih penting, operator akan mampu mengurangi biaya per bit hingga 50 persen,” klaim Preiss.



Muhammad Firman• VIVAnews
http://teknologi.vivanews.com

Mobil Ford Kini Bisa Baca SMS Pengendara

Teknologi ini sudah dapat diinstal pada semua model kendaraan Ford 2011, kecuali Ranger.

Menelepon atau ber-SMS saat mengemudi mobil masih saja banyak dilakukan orang, meski hal itu dapat menyebabkan kecelakaan dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Namun, kebiasaan itu ternyata menjadikan ide tersendiri bagi produsen mobil asal Amerika Serikat, Ford, untuk membuat sebuah fitur di dalam mobil yang mampu membaca SMS pengendara.
Seperti dilansir CNN, Jumat 21 Oktober 2011, fitur bernama Sync ini dibuat untuk mengurangi SMS saat berkendara. Fitur ini merupakan bagian teknologi aktivasi suara milik Ford dan sudah diinstal pada semua model kendaraan Ford 2012, kecuali Ranger.

Fitur tersebut memanfaatkan Bluetooth untuk menghubungkan ponsel dengan mobil dan memberi peringatan pada pengguna saat ada SMS masuk kemudian membacakannya dengan lantang dan membuat pengguna bisa membalasnya dengan pesan standar yang ada.

Saat ini, Ford telah menyediakan upgrade untuk fitur ini pada kendaraan model 2010 dan seterusnya. Pengguna cukup mengunduh upgrade yang ada dari situs Ford Sync.

Teknologi canggih ini diharapkan mampu mendongkrak penjualan Ford diseluruh negera, termasuk Indonesia. Tentunya, bagi pengendara yang selalu aktif dengan ponselnya, bisa semakin nyaman berkendara tanpa khawatir terjadi kecelakaan. (adi)




Sandy Adam Mahaputra • VIVAnews
http://otomotif.vivanews.com

Rabu, 19 Oktober 2011

Smartphone Taiwan Dominasi Digital Reading

Perangkat tablet di Asia-Pasifik, diprediksi akan mengalami lonjakan pertumbuhan besar.

Produk asal Taiwan masih dikukuhkan sebagai bagian dari 100 merek terbaik di dunia. Menurut perusahaan konsultan merek Interbrand, HTC termasuk salah satu di antaranya.

Vendor yang masuk dalam jajaran 5 produsen smartphone terbaik di dunia tersebut mencatatkan rekor pertumbuhan sebesar 68 persen pada kuartal ketiga 2011. Baru-baru ini, mereka juga telah menghadirkan tablet PC mereka yakni HTC Flyer.

"Industri TIK Taiwan terus berkomitmen untuk menghadirkan teknologi yang inovatif, andal, dan terpercaya bagi konsumen global dan mendukung gaya hidup baru para konsumen di Indonesia," kata James Chen, Direktur TAITRA Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, 17 Oktober 2011.

Perangkat tablet di area Asia-Pasifik, kecuali wilayah Jepang, diprediksi akan mengalami lonjakan pertumbuhan yang besar. Menurut IDC, dari 2 juta unit pengiriman pada tahun 2010, akan ada lonjakan hingga 21 juta unit pengiriman pada tahun 2015.

Jika prediksi tersebut terlaksana, berarti laju pertumbuhan gabungan tahunan (CAGR) akan meningkat sebesar 54 persen dalam waktu lima tahun.

Pasar smartphone juga diharapkan akan berkembang dua kali lipat pada tahun 2016. Menurut lembaga riset pasar Ovum, pasar smartphone mencapai 200 juta pengiriman. 

Merek-merek asal Taiwan juga hadir untuk mendukung era digital reading yang kini menjadi tren. Sebagai informasi, digital reading atau kegiatan membaca materi digital kini tengah berkembang pesat bagi mereka yang memiliki gaya hidup dengan mobilitas tinggi.

Sejalan dengan transformasi budaya ini, merek Taiwan lain seperti Acer dan Asus juga menyediakan perangkat smartphone dan tablet bagi konsumen guna bisa mengakses informasi di mana saja.

Acer misalnya, saat ini telah menghadirkan Iconia tab A 500, tablet pertama Android 3.0. Asus juga memasarkan Eee Pad Transformers, notebook tipis yang bisa menjadi tablet, yang mendukung mobilitas tinggi. Ada juga Asus Padfone yang merupakan kombinasi fungsi antara produk tablet dan perangkat smartphone yang diberi nama Asus Padfone. (umi)



Muhammad Firman, Amal Nur Ngazis • VIVAnews
http://teknologi.vivanews.com/news/read/256335-smartphone-taiwan-dominasi-digital-reading

Mengurai Biang Kerok Sedot Pulsa SMS

Fenomena pemotongan pulsa terkait SMS Premium kian marak. Tapi banyak pihak tidak mau mau disalahkan dalam kasus ini. Siapa yang ikut bermain?

Menurut pengamat telematika Abimanyu Wachjoewidajat, kasus sedot pulsa memungkinkan terjadi melalui fitur SMS. Ia memaparkan, biaya SMS terdiri dari dua jenis, yakni regular dan premium SMS.

Regular SMS yakni pengiriman SMS ke satu nomor.Pengirim dikenakan biaya rata-rata Rp100 untuk SMS dalam jaringan selular (atau On Net) dan Rp125 untuk antar operator serta Rp350 untuk luar negeri (harga bervariasi tiap operator).

Premium SMS yakni pemotongan SMS dengan nilai tertentu, mulai dari Rp500-10.000 yang pada dasarnya merupakan pembiayaan khusus karena konten yang diberikan merupakan informasi khusus. Misalnya info saham, edukasi, hiburan, konfirmasi berlangganan nada tunggu dan lainnya.

Metode pemotongannya ada dua, Pull SMS atau permintaan konten yang dilakukan pengguna dan pemotongan pulsa dilakukan saat permintaan diterima Content Provider (CP) dan Push SMS atau pengiriman konten oleh operator pada pengguna dan pemotongan pulsa dilakukan saat SMS dikirim CP pada pengguna.

Secara umum, Operator Selular dan CP berperan dalam Premium SMS. Operator Selular merupakan penjembatan CP dan Pengguna. Sesuai nama, CP merupakan penyedia informasi dimana segala hal teknis menjadi kewenangan Operator Selular.

Termasuk, pemberian nomor 4 digit, penggunaan kata kunci, pemberian kode USSD (Unstructured Supplementary Service Data, perintah *9#9 dimana ‘9’ merupakan nomor dan kode khusus untuk routing atau pengalihan ke CP) dan lainnya.

Operator Selular berwenang penuh menentukan hal tersebut, bahkan CP hanya sekadar pengusul atau peminta saja. Operator Selular berhak menolak permintaan atau menentukan pengaturan yang lain dan CP cenderung sering pasrah pada keputusan Operator Selular.


Pengajuan awal CP sendiri harus melewati lobi, negosiasi hingga pengajuan proposal mengenai prospek layanan, fungsi, dan kemampuan teknis, baik programming maupun hardware, risiko hingga pola bagi hasil CP dan Operator Selular.

Operator Selular berwenang memotong pulsa pelanggan dengan justifikasi PULL atau PUSH, “Secara teknis, CP tak berwenang memotong pulsa pelanggan,” tegas pria yang akrab disapa Abah ini. Hal ini diperparah Operator Selular yang seolah tak terlibat dan tak tahu menahu mengenai kasus pemotongan pulsa pelanggan, lanjutnya.

“Lebih parah, Operator Selular hanya mengaku akan menindak ‘CP yang nakal’ yang melakukan penyedotan pulsa,” katanya. Pada umumnya, untuk Premium SMS, Operator Selular dan CP mendapat porsi bagian 50:50, bervariasi tergantung negosiasi kedua pihak.

Variabelnya termasuk lama kontrak, prediksi transaksi bulanan, biaya yang dikenakan, segmen pasar, jenis konten, jumlah transaksi yang digaransikan CP dan lainnya. Pada umumnya, jika CP tak berhasil mencapai batas trafik tertentu, Operator Selular membebankan nilai nominal minimum per bulan yang harus dibayar CP.
“Jika membeli pulsa, pembayaran ke operator bukan CP. Untuk mendapat uang nominal, CP harus menagih Operator Selular terkait untuk verifikasi transaksi, pemeriksaan log, dan lainnya yang rata-rata paling cepat butuh sebulan. Artinya, Operator Selular tahu penuh tiap transaksi CP, baik berupa rangkuman statistik atau mendetail,” paparnya.
Demikian sebagai penyedia layanan, Operator Selular seharusnya ikut bertanggungjawab atas kasus penyedotan pulsa ini. Pasalnya, Operator Selular terkait secara langsung mencicipi pendapatan besar dari transaksi.
“Sayangnya, UU ITE tak secara eksplisit menjelaskannya. Hal ini menimbulkan dugaan ketiadaan pasal hukum untuk kasus semacam ini di UU ITE merupakan kesengajaan atau ketidaktahuan perumus UU ITE atas adanya kemungkinan tindak kriminal semacam ini dan hal ini butuh pembuktian,” lanjutnya.

Jika Operator Selular tak memeriksa transaksi CP, artinya Operator Selular terkesan hanya menginginkan uangnya saja dan lepas tangan atas tindakan CP. “Proses mempermudah registrasi layanan SMS Premium dengan USSD Menu Browser jelas menunjukkan CP dan Operator Selular ingin menjebak pelanggan agar terkena layanan SMS Premium,” tandasnya.

Seperti diketahui, di layanan USSD Menu Browser tak dipaparkan dengan jelas cara UNREG maupun informasi biaya yang akan terpotong. “Selayaknya, informasi semacam ini harus lebih transparan bagi publik,” tutupnya. [mdr]


Oleh: Billy A Banggawan
INILAH.COM
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1784176/mengurai-biang-kerok-sedot-pulsa-sms

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money