Tampilkan postingan dengan label sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sport. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Agustus 2011

Lewat Twitter, Lorenzo Ungkapkan Rindu buat Indonesia

Jorge Lorenzo terlibat sangat aktif dengan para penggemarnya di Twitter. Melalui saluran itu pula, juara dunia MotoGP 2010 itu mengungkapkan kerinduannya dengan Indonesia.

Lorenzo memang sangat populer di Indonesia. Tengah pekan lalu, Lorenzo menuliskan di akunnya bahwa 36,4 persen pengikutnya (followers) berasal dari Indonesia. Angka ini masih lebih besar dari pengikutnya yang berasal dari Spanyol.

Lorenzo pun menyadari popularitasnya yang tinggi di Indonesia. Mungkin atas alasan itulah, pada Minggu (21/8), pembalap Yamaha itu menuliskan "Aku rindu Indonesia". Kontan, tweet ini di-retweet oleh ratusan followernya.

Ketika ada seorang follower yang menanyakan apakah Lorenzo juga kangen dengan Bali, pria Spanyol itu membalas lagi, "Ya, sangat! Saya sangat menikmati liburan terakhir saya di sana. Mengagumkan."

Lorenzo terakhir ke Bali pada awal tahun ini. Selain itu, Lorenzo juga mengunjungi Pulau Komodo di Nusa Tenggara. Dari sana, Lorenzo beberapa kali mengunggah foto kegiatannya.

Lantas, ada sebuah akun yang menyarankan agar Lorenzo tidak cuma mengunjungi Bali bila ke Indonesia, tetapi mencoba juga obyek wisata seperti Raja Ampat di Papua atau Derawan di Kalimantan.

Terlepas apakah tweet-tweet Lorenzo di atas adalah bagian dari public relations atau bukan, yang jelas popularitas Lorenzo cukup membantu dunia lebih mengenal Indonesia serta keindahan alamnya.



( arp / a2s ) 
Arya Perdhana - detiksport
http://www.detiksport.com/read/2011/08/22/130127/1708240/81/lewat-twitter-lorenzo-ungkapkan-rindu-buat-indonesia?query-string

Jelang MotoGP Indianapolis : 'Lorenzo Butuh Kemenangan'

Jorge Lorenzo makin tertinggal dari Casey Stoner dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP tahun ini. Agar kansnya tetap terjaga, pembalap Yamaha ini pun dinilai butuh kemenangan di Indianapolis.

Lorenzo saat ini duduk di peringkat kedua klasemen pembalap dengan koleksi 186 poin. Dia tertinggal 32 poin dari Stoner yang bertengger di puncak.

Manajer Yamaha, Wilco Zeelenberg, mengakui bahwa Lorenzo memang harus segera mengejar ketertinggalannya dari Stoner dalam tujuh seri tersisa. Tantangan pertama adalah seri di Indianapolis, akhir pekan ini.

"Jika kami ingin memenangi kejuaraan dunia, kami perlu untuk memenangi balapan dan mulai mengalahkan Casey," ungkap Zeelenberg di Autosport.

"Ini akan jadi tantangan besar, tapi kami siap," tegasnya.

Semenjak berkecimpung di kelas MotoGP, sudah tiga kali Lorenzo membalap di Indy. Catatannya cukup bagus, dengan finis ketiga pada 2008 dan 2010, serta menang di tahun 2009.

( mfi / din )
Meylan Fredy Ismawan - detiksport
http://www.detiksport.com/read/2011/08/23/231458/1709697/81/lorenzo-butuh-kemenangan?s99110169

Senin, 22 Agustus 2011

Stoner Tak Targetkan Pimpin Klasemen MotoGP

"Saya tidak punya harapan di awal musim," tegas Stoner.


Casey Stoner tidak menargetkan bisa memimpin klasemen pebalap MotoGP 2011 hingga paruh musim. Namun, pebalap Repsol Honda itu mengaku punya motivasi untuk menjadi juara dunia MotoGP untuk kali kedua.

Stoner memasuki balapan di MotoGP Indianapolis, pekan depan, dengan keunggulan 32 poin atas Jorge Lorenzo (Yamaha) di puncak klasemen. Suatu kondisi yang tidak pernah ditargetkan pebalap asal Australia itu di awal musim.

Kembali ke Honda musim ini, setelah sempat membela tim asal Jepang tersebut pada 2006, membuat Stoner tidak perlu beradaptasi terlalu lama. Namun, juara dunia MotoGP 2007 itu mengaku tidak pernah menargetkan tampil impresif dan memimpin klasemen MotoGP hingga paruh musim.

"Saya tidak punya harapan di awal musim, jadi tidak ada yang perlu dilebih-lebihkan. Selalu menyenangkan jika Anda menang, tapi ketika saya hanya di posisi ketiga, saya tidak senang. Itu hal yang bagus," ujar Stoner kepada Motorcycle News.

"Ketika Anda tidak hanya berada di posisi ketiga, maka Anda mendapatkan musim yang hebat. Sejauh ini fantastis. Menurut saya, bisa lebih baik lagi, tapi juga bisa lebih buruk. Tapi, kami melihat sisi positifnya," lanjut pebalap 25 tahun tersebut.

Dari 11 seri yang sudah dilalui, Stoner sukses merebut enam kemenangan, termasuk pada dua seri terakhir di Laguna Seca dan Brno Belgia. Hebatnya, Stoner hampir selalu merasakan berada di podium. Satu-satunya gagal finis yang dialami Stoner adalah ketika di Le Mans Prancis setelah bertabrakan dengan Valentino Stoner (Ducati). (art)


Haryanto Tri Wibowo 
• VIVAnews
http://sport.vivanews.com/news/read/241842-stoner-tak-targetkan-pimpin-klasemen-motogp

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money