Rabu, 19 Oktober 2011

Indonesia Sudah Sejajar dengan BRIC

Indonesia harus bisa menciptakan sebuah slogan menarik dan berkesan

Pakar marketing dunia, Philip Kotler,  menganggap Indonesia sudah sejajar dengan kelompok negara kekuatan ekonomi baru, BRIC (Brasil, Rusia, India, dan China). Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus melaju, menurut diq, BRIC seharusnya ditambah dengan huruf I (Indonesia) menjadi BRICI.

Disamping sektor industri, salah satu kekuatan ekonomi Indonesia terletak pada sektor pariwisata dengan ikon-nya, Bali.  Kotler menilai industri pariwisata Indonesia perlu mempropagandakan keunggulan wisata kepada masyarakat di belahan negara lain. Indonesia harus bisa menciptakan sebuah slogan menarik dan berkesan yang mampu menggambarkan keelokan alam di tanah air.

Sebagian pengamatan dan usulan Philip Kotler ini disampaikan dalam sebuah wawancara khusus VIVAnews.com di Hotel Four Season, Ubud, Bali beberapa hari lalu. Kotler kali ini datang ke Indonesia dengan maksud meresmikan Museum Marketing 3.0 yang merupakan museum pemasaran pertama dan satu-satunya dunia.
Berikut petikan wawancara Philip Kotler dengan VIVAnews.com:

Apa tanggapan Anda mengenai Bali?
Bali telah berhasil mengelola pelayanan kualitas khusus dan budaya khusus lalu mengubahnya menjadi sesuatu yang menyenangkan pelancong. Wisata Bali telah memuaskan wisatawan dengan menyajikan keunggulan apa adanya.

Bali telah memiliki kapasitas untuk mengelola pariwisata dan wisatawannya. Mereka harus bisa memastikan bahwa Bali memiliki akomodasi dan hotel yang cukup bagi para turis. Satu hal yang menjadi masalah adalah kemacetan karena Bali tidak bisa menambah ruas jalan lagi.

Mungkin, Bali harus memutuskan tipe wisata seperti apa yang diinginkan wisatawan. Perbedaaan utama dari kegiatan wisata dunia terletak pada wisatawan berkelas dan wisatawan biasa-biasa saja.

Wisatawan berkelas adalah mereka yang datang dengan uang cukup banyak, fasilitas terbaik, dan tinggal dalam kurun waktu lama. Ini adalah tipe turis terbaik. Sedangkan wisatawan biasa adalah mereka yang datang untuk 1-2 hari saja dan hanya ingin melihat-lihat.

Jika saya menjadi pengelola Bali, saya akan sangat hati-hati memutuskan hal ini. Sudah pasti saya akan mengincar wisatawan yang memang serius ingin tinggal di sini, menghabiskan uang dan mempelajari budaya yang dilihatnya.

Menurut Anda, wisatawan seperti apa yang cocok untuk Bali?
Saya menduga, wisatawan Australia yang datang ke Bali ingin menikmati  kehidupan malam dan pantai. Mereka adalah tipe wisatawan yang ingin  menghabiskan waktu bermain golf, pantai, dan senang-senang.  Ada juga tipe wisatawan yang datang untuk menikmati budaya seperti melihat museum  atau wisata etnographi.
Mungkin saja ada wisatawan yang datang ke Bali dan mempertimbangkan Bali  sebagai rumah kedua atau ketiga bagi mereka. Saat ini juga ada sekitar 4-5 tipe wisatawan. Kami biasa menyebutkan  tiga segment wisata.

Bali selama ini tidak pernah membatasi turis untuk datang, tapi Bali perlu membuat pendekatan lebih banyak.

Contohnya, mungkin Bali harus lebih banyak menyasar turis dari Jerman atau  Perancis. Jika hanya mengandalkan turis yang datang untuk melihat-lihat  saja, mungkin Bali harus menggelar promosi untuk mencampur asal wisatawan  yang disasar.

Saya baru mengetahui, ketika banyak turis Jerman yang datang, mereka akan  memberitahu warga Jerman lain dan akhirnya Bali akan memperoleh banyak  wisatawan Jerman.

Namun jika tidak melakukan seperti hal itu, Bali hanya bisa mendatangkan  bermacam-macam wisawatan dan itu pertumbuhannya lambat.
Karena Bali banyak memiliki budaya menarik, Anda harus mencari tahu negara  mana yang sangat perduli dengan budaya-budaya yang menarik. Sebagai contoh,  turis Jerman dan Skandinavia terkenal suka berjalan-jalan ke berbagai  bagian negara lain untuk mempelajari kebudayaan baru.
Anda tidak akan banyak mendatangkan wisatawan asal Amerika Selatan  untuk belajar mengenai kebudayaan. Mereka biasanya datang untuk hal lain.

Artinya Indonesia harus membuat target turis?
Betul, jadi Anda harus banyak menggelar promosi, juga meneliti untuk  mengetahui seberapa besar mereka tertarik dengan wisata budaya, berapa  banyak uang yang akan mereka habiskan, dan berapa lama mereka akan tinggal  di sini.

Jika seseorang tertarik dengan Bali, kemana lagi mereka mempertimbangkan untuk berwisata? Apakah mereka akan memikirkan pergi ke Hawaii, Fiji, atau  Thailand? Mungkin Anda bisa belajar dari pesaing-pesaing yang ada.

Bagaimana tanggapan Anda dengan pariwisata dari negara-negara itu?
Anda tahu, Thailand saya pikir kota tujuan wisata yang populer dengan  lamanya pelancong berkunjung. Namun karena kisruh politik dimana orang lama  ingin kembali berkuasa, pelancong merasa kurang aman.
Hal ini juga yang terjadi ketika wisatawan merasa kurang aman berkunjung ke  Bali ketika bom pertama kali meledak di Bali. Tapi saya pikir wisatawan merasa lebih aman.
Ini penting diketahui, karena ketakutan akan menyakiti Bali. Jadi sangat  penting untuk memiliki kebijakan dan keamanan yang terjaga.

Saya kira saat ini wisata di Asia telah populer bagi warga AS, terlihat banyaknya kunjungan wisatawan ke  Vietnam, mungkin Kamboja, Laos, dan Burma. Jadi Anda harus tahu apa yang  terjadi pada sektor pariwisata di negara-negara yang berbeda ini untuk  mengetahui apa yang mereka inginkan.

Anda tentu tidak ingin menginginkan  jenis wisata yang sama untuk menarik wisatawan yang sudah pergi ke Kamboja.  Ini tipe wisata yang berbeda. Saya pikir banyak hal yang dilupakan mengenai  Bali.

Saya pikir banyak warga AS yang mengenal nama Bali, namun mereka tidak  banyak mengetahui tentang Bali. Film terbaru berjudul Eat, Pray, Love untuk pertama kalinya mengangkat nama Bali ke layar lebar.

Sebenarnya saya ingin mengangkat industri film atau mungkin mengajak  pembuat  film dari Holywood untuk membuat film romantis ber-setting  Bali.
Langkah ini sukses dilakukan oleh Hongkong, saya lupa nama judul  filmnya, sepertinya dibintangi oleh William Goldwin atau yang lain.  Sebuah  cerita yang terkenal mengenai Hongkong, sebuah cerita cinta, saya ingin  membuat film seperti itu dengan latar Bali.

Jika anda bertanya pada orang umum, sebutkan tiga hal mengenai Bali, apa  yang akan mereka katakan? Satu pihak mungkin akan mereka katakan,  Bali adalah sebuah pulau. Tapi saya bertanya-tanya, apakah mungkin mereka katakan Indonesia. Saya kurang yakin banyak orang mengenai Pulau Bali berada di  Indonesia.
Bahkan Julia Robert dalam salah satu wawancaranya pernah mengatakan bahwa  di berlibur ke Bali, tidak pernah menyebutkan pulau ini ada di Indonesia. (tertawa....)

Kembali lagi, jadi tiga hal yang mungkin mereka katakan soal Bali, pertama  pulau. Kedua, saya tidak yakin apa mereka tahu Bali dikenal dengan peduduknya yang kebanyakan beragama Hindu. Yang ketiga adalah soal, ... pantai yang bagus.

Anda terpilih sebagai warga kehormatan Bali, bagaimana kesan Anda?
Pertama, ini saya sampaikan, saya adalah duta Indonesia  untuk bidang pariwisata. Kedua, saya sekarang memegang kunci dari kota Denpasar.
Saya merasa tersanjung dan menikmati sore yang menyenangkan kemarin dengan  ratusan orang menunggu perhelatan untuk mendengarkan sambutan dari walikota dan pidato saya.
Usai menjadi warga kehormatan, apakah Anda tidak tertarik mengikuti jejak Anthonio Blanco, tinggal di Bali?
Memang kemarin saya juga sempat mengunjungi Museum Anthonio Blanco dan saya  berpikir dia adalah seniman master dan salah satu yang harus kita kenal  lebih dekat.
Blanco sama bagusnya dengan Dali (Salvador Felip Jacint Dalí Domènech) dimana pemerintah Spanyol memberikan  penghargaan kepadanya. Karya senin Blanco sangat unik karena dia tidak hanya melukis tapi juga membingkai keadaan.
Saya juga bertemu dengan Mario Blanco, anaknya, dan dia sangat asli serta  penuh kasih sayang. Dia juga mampu menciptakan lukisan layaknya seniman  sejati, mirip dengan lukisan ayahnya. Jadi, tampaknya lukisan Antonio Blanco diteruskan oleh anaknya.

Apa usul Anda bagi Bali, dan Indonesia umumnya, dalam mengembangkan industri pariwisata?
Pertama, untuk indonesia, saya menilai di dunia ini ada lima, bukan empat,  negara emerging countries. Empat negara lain adalah Brazil, Rusia, India,  dan China (BRIC). Seharusnya istilah BRIC diganti menjadi BRICI, dengan kata I terakhir merujuk  pada Indonesia. Selanjutnya, orang akan mulai mencari tahu, siapa itu Indonesia?

Kedua, Indonesia membutuhkan publikasi yang lebih banyak mengenai pertumbuhan ekonomi. Negara Anda saat ini tumbuh rata-rata 6-7 persen per tahun dan ini bisa membuat orang terkesan untuk mengetahui bahwa ekonomi Indonesia semakin kuat. Bahkan jika dibandingkan Amerika Serikat yang sebatas mengalami pertumbuhan.

Anda tahu pertanyaan bagi wisatawan tidak hanya kesan mengenai Indonesia di masa lampau, saat ini pun banyak orang mengatakan mengenai Indonesia.
Saya mau bertanya, tiga kata apa yang bisa dikatakan orang untuk menggambarkan Indonesia? mungkin, negara di Pasifik, negara di Asia, negara dengan banyak pulau yang mencapai 19 ribu pulau, serta penduduk yang banyak. Itulah beberapa hal yang mereka tahu soal Indonesia.

Jadi, salah satu bagian dari persoalan adalah bagaimana memberikan berbagai pandangan yang tidak hanya menarik tapi juga mengesankan.

Sekarang saya ingin kembali bertanya,  apa yang menarik dan berkesan dari Indonesia? Pertama, rata-rata pertumbuhan ekonomi. Kedua, pemimpin dari komunitas ASEAN, pimpinan dari 9 negara dimana masyarakat dunia sudah mengenai negara-negara lainnya. Mereka mengetahui Thailand dan negara Asia lain, dan Indonesia adalah pemimpinnya. Ketiga, Indonesia aman dan progresif.

Permasalahannya sekarang , karena adanya konflik antar agama membuat beberapa orang mempertanyakan apakah Indonesia aman.
Indonesia adalah negara terbuka, masyarakat dunia harus tahu bahwa Indonesia adalah masyarakat demokratis dan Dia memiliki berbagai hal yang berbeda bagi semua orang baik di Jawa, Sumatera, Bali yang dimiliki oleh setiap orang.

Mungkin Indonesia harus menggunakan agen publikasi untuk menciptakan ide mengenai Indonesia.

Bagaimana penilaian Anda soal pariwisata di Indonesia?
Apakah pariwisata Anda terlau kecil atau kebesaran?  Apakah Indonesia kedatangan wisatawan terlalu banyak atau sedikit? Anda memang sudah melampaui target kunjungan yang ditentukan, namun itu belum cukup.
Kapasitas untuk pariwisata di Indonesia sebetulnya lebih besar dari angka-angka yang ditargetkan. Walau diakui Indonesia (Bali)  juga tidak ingin kedatangan wisatawan yang berlebihan.

Indonesia pastinya menginginkan wisatawan bisa berkunjung ke wilayah lain, tidak hanya bali. Ini bisa membuat Bali tidak mengalami overload turis.

Apa tujuan Anda mendirikan museum marketing?
Saya sangat bersemangat dalam pembukaan Museum Marketing 3.0 ini. Alasannya saya berharap ini bisa mengubah persepsi buruk masyarakat mengenai pemasaran. Harus diakui, memang ada marketing yang jahat dan baik juga. Contohnya, marketing yang baik tidak akan memasarkan rokok.

Begitu pula dengan museum ini, kami berharap orang akan datang ke museum ini dengan beragam rasa ingin tahu. Museum apa ini, apa itu museum marketing? Saya tidak tahu banyak mengenai marketing dan saya ingin masuk dan melihat-lihat.  Nah, ketika mereka keluar dari museum inilah, mereka akan mempunyai pemikiran baru mengenai pemasaran.

Saya membayangkan pengunjung yang datang akan berkata, “Lihatlah produk ini yang telah membantu kita, membuat hidup lebih baik, menyantap hidangan sehat, dan lain-lain.” Atau akan ada pengunjung yang berkata, “Lihatlah cara komunikasi yang dibuat dari pemasaran produk ini misalkan Nike dengan tageline "Just Do It”. Anda tahu, hal seperti inilah yang kami inginkan dari museum ini,

Jadi saya berpikir pengunjung akan keluar dari museum ini dengan perasaan yang baik mengenai pemasaran. Mungkin saja beberapa diantara mereka berpikir untuk belajar mengenai pemasaran.

Mungkin pemasaran dalam buku Marketing 1.0 terfokus pada pemasaran produk, Marketing 2.0 yang membuat masyarakat merasa terikat dengan perusahaan tertentu. Marketing 3.0 adalah pemasaran yang membuat masyarakat terkesan dengan perusahaan yang dianggap akan membantu kehidupan mereka.
Mengapa Anda memilih Bali?

Bali adalah pulau 3.0, karena disini kami mengenail istilah People (masyarakat), Planet (bumi), dan Prosperity (kemakmuran) atau disingkat 3P, yang orang lain pasti inginkan.
Di Bali juga ada keluarga Istana dari kerajaan Ubud dengan tiga orang saudaranya. Kerajaan ini  berayahkan seorang raja agung yang mampu mendatangkan Blanco, yang membuka jalan untuk masuknya seni. Tidak hanya wayang, atau dansa tapi seni. Orang-orang yang didatangkan ke Bali ini telah berkontribusi banyak pada Bali.
Bali adalah pulau yang memiliki masyarakat terbuka dan saling mengasihi dan sangat perduli pada keluarga kerajaan. Dengan beragam alasan itulah saya memilih mendirikan museum di sini.



****

Syahid Latif
• VIVAnews
http://bisnis.vivanews.com/news/read/226895-indonesia-sudah-sejajar-dengan-bric

Smartphone Taiwan Dominasi Digital Reading

Perangkat tablet di Asia-Pasifik, diprediksi akan mengalami lonjakan pertumbuhan besar.

Produk asal Taiwan masih dikukuhkan sebagai bagian dari 100 merek terbaik di dunia. Menurut perusahaan konsultan merek Interbrand, HTC termasuk salah satu di antaranya.

Vendor yang masuk dalam jajaran 5 produsen smartphone terbaik di dunia tersebut mencatatkan rekor pertumbuhan sebesar 68 persen pada kuartal ketiga 2011. Baru-baru ini, mereka juga telah menghadirkan tablet PC mereka yakni HTC Flyer.

"Industri TIK Taiwan terus berkomitmen untuk menghadirkan teknologi yang inovatif, andal, dan terpercaya bagi konsumen global dan mendukung gaya hidup baru para konsumen di Indonesia," kata James Chen, Direktur TAITRA Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, 17 Oktober 2011.

Perangkat tablet di area Asia-Pasifik, kecuali wilayah Jepang, diprediksi akan mengalami lonjakan pertumbuhan yang besar. Menurut IDC, dari 2 juta unit pengiriman pada tahun 2010, akan ada lonjakan hingga 21 juta unit pengiriman pada tahun 2015.

Jika prediksi tersebut terlaksana, berarti laju pertumbuhan gabungan tahunan (CAGR) akan meningkat sebesar 54 persen dalam waktu lima tahun.

Pasar smartphone juga diharapkan akan berkembang dua kali lipat pada tahun 2016. Menurut lembaga riset pasar Ovum, pasar smartphone mencapai 200 juta pengiriman. 

Merek-merek asal Taiwan juga hadir untuk mendukung era digital reading yang kini menjadi tren. Sebagai informasi, digital reading atau kegiatan membaca materi digital kini tengah berkembang pesat bagi mereka yang memiliki gaya hidup dengan mobilitas tinggi.

Sejalan dengan transformasi budaya ini, merek Taiwan lain seperti Acer dan Asus juga menyediakan perangkat smartphone dan tablet bagi konsumen guna bisa mengakses informasi di mana saja.

Acer misalnya, saat ini telah menghadirkan Iconia tab A 500, tablet pertama Android 3.0. Asus juga memasarkan Eee Pad Transformers, notebook tipis yang bisa menjadi tablet, yang mendukung mobilitas tinggi. Ada juga Asus Padfone yang merupakan kombinasi fungsi antara produk tablet dan perangkat smartphone yang diberi nama Asus Padfone. (umi)



Muhammad Firman, Amal Nur Ngazis • VIVAnews
http://teknologi.vivanews.com/news/read/256335-smartphone-taiwan-dominasi-digital-reading

Mengurai Biang Kerok Sedot Pulsa SMS

Fenomena pemotongan pulsa terkait SMS Premium kian marak. Tapi banyak pihak tidak mau mau disalahkan dalam kasus ini. Siapa yang ikut bermain?

Menurut pengamat telematika Abimanyu Wachjoewidajat, kasus sedot pulsa memungkinkan terjadi melalui fitur SMS. Ia memaparkan, biaya SMS terdiri dari dua jenis, yakni regular dan premium SMS.

Regular SMS yakni pengiriman SMS ke satu nomor.Pengirim dikenakan biaya rata-rata Rp100 untuk SMS dalam jaringan selular (atau On Net) dan Rp125 untuk antar operator serta Rp350 untuk luar negeri (harga bervariasi tiap operator).

Premium SMS yakni pemotongan SMS dengan nilai tertentu, mulai dari Rp500-10.000 yang pada dasarnya merupakan pembiayaan khusus karena konten yang diberikan merupakan informasi khusus. Misalnya info saham, edukasi, hiburan, konfirmasi berlangganan nada tunggu dan lainnya.

Metode pemotongannya ada dua, Pull SMS atau permintaan konten yang dilakukan pengguna dan pemotongan pulsa dilakukan saat permintaan diterima Content Provider (CP) dan Push SMS atau pengiriman konten oleh operator pada pengguna dan pemotongan pulsa dilakukan saat SMS dikirim CP pada pengguna.

Secara umum, Operator Selular dan CP berperan dalam Premium SMS. Operator Selular merupakan penjembatan CP dan Pengguna. Sesuai nama, CP merupakan penyedia informasi dimana segala hal teknis menjadi kewenangan Operator Selular.

Termasuk, pemberian nomor 4 digit, penggunaan kata kunci, pemberian kode USSD (Unstructured Supplementary Service Data, perintah *9#9 dimana ‘9’ merupakan nomor dan kode khusus untuk routing atau pengalihan ke CP) dan lainnya.

Operator Selular berwenang penuh menentukan hal tersebut, bahkan CP hanya sekadar pengusul atau peminta saja. Operator Selular berhak menolak permintaan atau menentukan pengaturan yang lain dan CP cenderung sering pasrah pada keputusan Operator Selular.


Pengajuan awal CP sendiri harus melewati lobi, negosiasi hingga pengajuan proposal mengenai prospek layanan, fungsi, dan kemampuan teknis, baik programming maupun hardware, risiko hingga pola bagi hasil CP dan Operator Selular.

Operator Selular berwenang memotong pulsa pelanggan dengan justifikasi PULL atau PUSH, “Secara teknis, CP tak berwenang memotong pulsa pelanggan,” tegas pria yang akrab disapa Abah ini. Hal ini diperparah Operator Selular yang seolah tak terlibat dan tak tahu menahu mengenai kasus pemotongan pulsa pelanggan, lanjutnya.

“Lebih parah, Operator Selular hanya mengaku akan menindak ‘CP yang nakal’ yang melakukan penyedotan pulsa,” katanya. Pada umumnya, untuk Premium SMS, Operator Selular dan CP mendapat porsi bagian 50:50, bervariasi tergantung negosiasi kedua pihak.

Variabelnya termasuk lama kontrak, prediksi transaksi bulanan, biaya yang dikenakan, segmen pasar, jenis konten, jumlah transaksi yang digaransikan CP dan lainnya. Pada umumnya, jika CP tak berhasil mencapai batas trafik tertentu, Operator Selular membebankan nilai nominal minimum per bulan yang harus dibayar CP.
“Jika membeli pulsa, pembayaran ke operator bukan CP. Untuk mendapat uang nominal, CP harus menagih Operator Selular terkait untuk verifikasi transaksi, pemeriksaan log, dan lainnya yang rata-rata paling cepat butuh sebulan. Artinya, Operator Selular tahu penuh tiap transaksi CP, baik berupa rangkuman statistik atau mendetail,” paparnya.
Demikian sebagai penyedia layanan, Operator Selular seharusnya ikut bertanggungjawab atas kasus penyedotan pulsa ini. Pasalnya, Operator Selular terkait secara langsung mencicipi pendapatan besar dari transaksi.
“Sayangnya, UU ITE tak secara eksplisit menjelaskannya. Hal ini menimbulkan dugaan ketiadaan pasal hukum untuk kasus semacam ini di UU ITE merupakan kesengajaan atau ketidaktahuan perumus UU ITE atas adanya kemungkinan tindak kriminal semacam ini dan hal ini butuh pembuktian,” lanjutnya.

Jika Operator Selular tak memeriksa transaksi CP, artinya Operator Selular terkesan hanya menginginkan uangnya saja dan lepas tangan atas tindakan CP. “Proses mempermudah registrasi layanan SMS Premium dengan USSD Menu Browser jelas menunjukkan CP dan Operator Selular ingin menjebak pelanggan agar terkena layanan SMS Premium,” tandasnya.

Seperti diketahui, di layanan USSD Menu Browser tak dipaparkan dengan jelas cara UNREG maupun informasi biaya yang akan terpotong. “Selayaknya, informasi semacam ini harus lebih transparan bagi publik,” tutupnya. [mdr]


Oleh: Billy A Banggawan
INILAH.COM
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1784176/mengurai-biang-kerok-sedot-pulsa-sms

Selasa, 18 Oktober 2011

Besok, SMS Premium Dihentikan

Langkah ini diambil setelah BRTI keluarkan surat edaran terkait penghentian SMS premium.


Sesuai dengan surat Edaran BRTI Nomor 177/BRTI/IX/2011, 10 operator telekomunikasi yang bergabung dalam Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) sepakat untuk menghentikan layanan SMS premium per 18 Oktober 2011.

Sarwoto Atmosutarno, Ketua Umum ATSI menyebutkan, penghentian layanan tersebut akan dimulai besok, sampai batas waktu yang belum ditentukan. Seluruh layanan konten premium akan distop, termasuk misalnya layanan seperti ring back tone (RBT).

“Meski begitu, pelanggan tidak perlu khawatir. Mereka yang telah membayar untuk layanan tersebut, akan tetap mendapatkan hak mereka hingga masa layanan berakhir,” kata Sarwoto di Jakarta, 17 Oktober 2011. “Setelah itu, layanan akan kita hentikan,” ucapnya.

Langkah ini, kata Sarwoto, merupakan bukti komitmen ATSI untuk mengikuti regulasi yang telah diterapkan oleh pemerintah, dalam hal ini BRTI.

Seluruh konten premium akan dideaktivasi,” kata Sarwoto. “Ke depan, setelah ada perbaikan, layanan tersebut akan digelar kembali oleh operator telekomunikasi,” ucapnya. Perbaikan pada layanan di sini, kata Sarwoto, termasuk konten serta kemudahan registrasi dan unreg. Saat ini, pengguna layanan operator seperti Telkomsel dan XL dapat melakukan unreg all terhadap seluruh layanan SMS premium lewat menu UMB di operatornya masing-masing.

Bagi pengguna yang mengalami kerugian, kata Sarwoto, operator-operator yang tergabung dalam ATSI seperti Axis, Tri, XL, Indosat, Telkomsel, Telkom, Smartfren, Bakrie Telecom, dan Ceria sepakat untuk memberikan restitusi.

“Pengguna yang merasa dirugikan silakan datang ke gerai-gerai operator telekomunikasinya masing-masing untuk melakukan pengaduan,” kata Sarwoto. “Jika setelah diperiksa oleh petugas layanan pelanggan memang diketahui terjadi sistem failure, akan ada penggantian,” ucapnya.
Selain itu, kata Sarwoto, terhadap 60 content provider (CP) yang bermasalah, ATSI juga meminta kepada operator yang tergabung di dalamnya untuk tidak lagi melanjutkan kerjasama mereka. (umi)



Muhammad Firman
• VIVAnews
http://teknologi.vivanews.com/news/read/256275-besok--sms-premium-dihentikan

Senin, 17 Oktober 2011

Pria Ini Spesialis Perusak Mobil Mewah

Nilai kerugian atas aksi vandalisme ini ditaksir mencapai Rp3,6 miliar

Giles Gaudet, 46 tahun, bisa dibilang menjadi sosok menakutkan sekaligus musuh bagi pemilik mobil mewah di Australia. Bagaimana tidak, pria yang bekerja di penjara Western Australia's ini telah melakukan perusakan terhadap 135 mobil mewah.
Seperti dilansir The Australian, Jumat 10 Oktober 2011, kepolisian setempat menyatakan, Giles Gaudet terbukti bersalah atas tindak kejahatan, yakni merusak (menggores dan mencorat-coret) mencat 135 mobil mewah, yang dilakukannya sejak Januari lalu.

Nilai kerugian atas aksi vandalisme ini ditaksir mencapai 400.000 dollar Australia atau sekitar Rp3,6 miliar. Hingga saat ini, polisi belum mengetahui motif dari Giles melakukan aksi tersebut.

Pemain tim sepakbola Perth Glory, Tony Sage merupakan salah satu korban Giles. Mobil Mercedes-Benz miliknya dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup serius.

Giles yang ditangkap oleh polisi di rumahnya di kawasan Morley, rencananya akan menjalani persidangan pada 8 November 2011.

Aksi vandalisme seperti ini juga sering terjadi di India. Bahkan, pemilik mobil sport dengan harga miliaran rupiah, seperti Ferrari, Porsche, dan Lamborghini harus menyewa jasa pengawal polisi alias voorijder jika ingin mengendarai kendaraannya.

Hal itu dilakukan untuk menghindari tindakan kriminal dengan cara menggores cat mobil.



Sandy Adam Mahaputra • VIVAnews
http://otomotif.vivanews.com/news/read/255608-pria-ini-spesialis-perusak-mobil-mewah

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money