Rabu, 04 Januari 2012

Fitur Ponsel Tidak Boleh Sekadar Ada

Saat ini hampir setiap ponsel dilengkapi dengan aplikasi multimedia

Saat ini di pasaran sangat banyak beredar ponsel dari berbagai merek namun memiliki desain maupun fitur yang mirip-mirip antara satu dengan yang lainnya. Padahal, ponsel yang dipasarkan tanpa memiliki keunggulan tambahan tentu bukan merupakan pilihan menarik bagi pengguna.

“Lihat saja, kini hampir setiap ponsel dilengkapi dengan aplikasi multimedia, seperti pemutar musik, kamera untuk memotret dan merekam video, dan fasilitas hiburan lainnya,” kata Teddy Chan, Direktur Marketing Venera, salah satu produsen merek lokal, 3 Januari 2012.

Kendati demikian, Teddy menyebutkan, aplikasi tambahan seperti multimedia pada ponsel, tentu tidak cukup sekadar ada. “Mereka harus berkualitas baik dan mudah dioperasikan,” ucapnya. “Ini yang coba kami tawarkan pada pengguna,” sebutnya.

Sebagai contoh, pada ponsel musik terbaru mereka yang dirilis, yakni Venera Ego 307. Selain masih tetap mengandalkan kualitas speaker dan dukungan memori eksternal hingga 4 GB, ponsel ini diklaim hadir dengan tampilan desain yang dinamis.

“Ego 307 punya keunggulan dibanding produk kompetitor di kelasnya. Speakernya mampu menghasilkan suara nyaring namun tetap jernih dan tidak pecah,” klaim Teddy. “Ini menunjukkan bahwa kami memperhatikan kualitas sebagai upaya memenuhi kebutuhan pengguna,” ucapnya.

Teddy menyebutkan, yang juga harus diperhatikan produsen saat menghadirkan produk mereka ke pasaran adalah kemudahan dalam mengoperasikan. “Ponsel harus mudah dan praktis dioperasikan,” sebut Teddy.

“Untuk itu, kami menempatkan tombol musik lengkap di sisi bagian bawah layar ponsel Qwerty dual on GSM yang berukuran 2 inci ini,” kata Teddy. “Dengan demikian, pengguna tinggal menekan tombolnya tanpa perlu repot masuk ke menu,” ucap Teddy.

Selain keungulan dan kelengkapan aplikasi, kata Teddy, produsen juga wajib memperhatikan dari sisi desain. “Ponsel yang memiliki aplikasi bagus dan lengkap, tetapi kalau tampilan desainnya kurang menarik, menjadi kurang lengkap,” katanya.

Alasannya, kata Teddy, ponsel juga menjadi bagian dari kebutuhan gaya hidup. “Membawa ponsel juga bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri penggunanya. Tak cukup hanya canggih, tetapi juga harus trendy,” sebut Teddy.


• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com/news/read

Selasa, 03 Januari 2012

Mobil Kiat Esemka :Pemerintah Klaim Punya Rancangan Mobil Murah

Pemerintah telah menunjuk Kementerian Perindustrian untuk menggarap mobil murah.

Pemerintah mengaku telah memiliki mobil rancangan (prototype) yang akan dikembangkan sesuai program kluster empat berkaitan dengan pengembangan mobil murah. Namun, mobil ini baru akan ditujukan untuk angkutan umum pedesaan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana menanggapi mobil rancangan siswa SMK yang digunakan Walikota Solo, Joko Widodo.

"Tanya Pak Hidayat (Menteri Perindustrian). Yang ada kaitannya dengan kluster empat, mobil murah yang ada kaitannya dengan angkutan umum pedesaan," kata Armida di Jakarta, Selasa, 3 Januari 2012.

Armida mengatakan, pemerintah menyambut baik setiap inovasi produk yang dihasilkan oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, pemerintah berjanji akan mendorong sektor industri yang dianggap akan berkembang dan memiliki potensi pasar besar. "Kami sih welcome saja," kata dia.

Namun, pemerintah menyatakan, untuk menjadikan mobil Kiat Esemka yang kini dijadikan mobil dinas Joko Widodo, sebagai sebuah produk pemerintah harus melalui serangkaian proses.

"Nanti ada masalah standar, itu pasti. Ada regulator yang nanti mengawasi standar mobil seperti keselamatan. Selanjutnya tergantung konsumen," kata Armida.

Dia menambahkan, saat ini, pemerintah telah menunjuk Kementerian Perindustrian sebagai pimpinan proyek pengembangann mobil nasional. Kementerian ini nantinya akan bekerja sama dengan kalangan industri untuk mengembangkan program tersebut.

Seperti diberitakan VIVAnews.com, Joko Widodo telah memilih mobil rakitan siswa-siswa sekolah menengah kejuruan sebagai mobil dinasnya menggantikan Toyota Camry. Mobil dengan nama Kiat Esemka itu dibuat hasil kerja sama dengan bengkel Kiat Klaten.

Mobil bercat hitam itu langsung dipasangi pelat nomor merah bertuliskan AD 1 A, menggantikan Toyota Camry yang sudah digunakan Jokowi selama 11 tahun. Mobil lama itu peninggalan walikota sebelumnya, Slamet Suryanto. (art)


• VIVAnews
 http://bisnis.vivanews.com/news

Senin, 02 Januari 2012

Ini Calon Mobil Terpopuler di Awal 2012

Tidak hanya irit, mobil ini juga ramah lingkungan.

Toyota baru saja telah meluncurkan mobil hybrid yang diklaim hemat bahan bakar dan ramah lingkungan di dunia. Namun tak butuh cukup waktu lama, Toyota Aqua sudah mulai kebanjiran pesanan.

Tercatat, mobil yang dibanderol 1,69 juta Yen atau sekitar Rp196 juta ini, sudah dipesan sebanyak 60.000 unit. Padahal sebelum diluncurkan, Toyota Aqua diperkirakan hanya terjual 12.000 unit per bulannya di Jepang.

“Dari awal peluncuran pada pekan lalu, permintaan Toyota Aqua di Jepang sudah mencapai 60.000 unit. Padahal awalnya diperkirakan hanya terjual 12.000 unit per bulannya. Jelas tingginya permintaan ini membuat konsumen harus menunggu selama 4 bulan setelah pemesanan," kata Managing Officer Toyota, Koei Saga, dilansir Autoevolution, Minggu 1 Januari 2012,

Mobil dengan bahan bakar hybrid hatchback Prius C ini dibekali mesin 1.5-liter bensin VVT yang dikombinasikan dengan motor listrik yang dapat menyemburkan tenaga hingga 100 hp.

Mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 10,7 detik. Toyota Aqua memang menyasar konsumen muda. Keunggulan mobil ini adalah harga yang relatif murah, desainnya yang elegan, serta irit bahan bakar dan ramah lingkungan. Lihat juga rahasia di balik keiritan Toyota Aqua di sini.

• VIVAnews
 http://otomotif.vivanews.com/news

Misteri Gas Beracun yang Dihirup Adesagi

Desainer muda Indonesia itu ditemukan tewas. Ia diduga keracunan gas pemanas air.

Tahun 2012 dibuka dengan kabar duka cita dari dunia fashion Indonesia. Desainer muda Indonesia yang sedang naik daun, Adesagi Kierana, ditemukan tewas di Bandung bersama rekannya, Randy Yan. Mereka ditemukan sudah tak bernyawa di kamar mandi.

Hasil otopsi menyebutkan, keduanya diduga tewas karena keracunan gas pemanas air yang mengandung karbonmonoksida (CO). Apakah karbonmonoksida bisa menjadi pembunuh? Peneliti Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ardeniswan, menjelaskan bahwa karbonmonoksida merupakan gas yang dihasilkan oleh proses pembakaran tidak sempurna dari bahan organik seperti gas LPG.

Menurutnya, gas LPG dibutuhkan dalam pembakaran untuk memanaskan air. Saat proses pembakaran, gas LPG akan menghasilkan gas karbondioksida (CO2) dan air (H2O). Pembakaran tersebut, ujar Arde, juga  membutuhkan oksigen.

Arde melanjutkan, jika proses pembakaran LPG tidak sempurna, maka akan menghasilkan gas karbonmonoksida (CO), karbondioksida (CO2), dan air (H2O). Masalahnya, kata dia, jika gas karbonmonoksida bocor, maka ruangan yang paling rawan terkena bocoran itu adalah kamar mandi, karena biasanya sirkulasi di kamar mandi kurang bagus.

 “Karbonmonoksida ini jika tersebar di udara, akan mengusir oksigen. Jadi orang yang menghirup udara di sekitarnya bisa lemas, pingsan, bahkan berujung pada kematian, terlebih pada ruangan kamar mandi yang biasanya sirkulasi udaranya kurang bagus,” ujar Arde kepada VIVAnews, Senin, 2 Januari 2012.

Arde mengingatkan, manusia mutlak membutuhkan oksigen untuk bernafas dan mendistribusikan aliran darah. Oleh karena itu, lanjutnya, jika seseorang menghirup gas karbonmonoksida yang bocor, maka dia harus segera dipindahkan  ke ruang terbuka sehingga yang bersangkutan dapat menghirup udara segar.

Arde menegaskan, langkah ini harus ditempuh agar seseorang yang telah keracunan gas karbonmonoksida itu segera mendapat oksigen. “Dalam kondisi ini, cepat cari udara segar atau beri oksigen,” kata dia.

Menurutnya, gas karbonmonoksida tidak hanya dihasilkan dari pembakaran gas LPG yang tidak sempurna. Ia menyebutkan, benda-benda dalam rumah yang berasal dari bahan anorganik yang dibakar, juga bisa menghasilkan gas Karbonmonoksida.

“Seperti obat nyamuk, itu juga mengandung karbonmonokisda saat pembakaran tidak sempurna,” ujarnya. Secara teoritis, kata Arde, kondisi aman gas karbonmonoksida ada pada kisaran 50 ppm. “Namun jika seseorang tidak segera mendapatkan pertolongan, maka dalam waktu beberapa menit, dia bisa mengalami kematian,” ujarnya. (eh)

• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com/news/read

Minggu, 01 Januari 2012

Camry, Mobil Paling Direkomendasikan di AS

Camry merupakan mobil terlaris di AS selama 13 dari 14 tahun terakhir

Majalah konsumen AS, Consumer Reports, menobatkan Toyota Camry 2012 sebagai mobil paling direkomendasi tahun ini. Dalam sebuah penelitian, model yang mulai dijual pada Oktober ini memiki interior lebih bagus, mesin lebih responsif, dan keekonomisan bahan bakar lebih baik.

"Pada faktanya, mesin empat silinder ini mampu mengonsumsi bahan bakar 27 mil per galon (11,48 km per liter), jauh lebih irit dibandingkan model lain yang sejenis, seperti Hyundai Sonata," tulis ulasan itu, seperti dikutip Autonews, Minggu 1 Januari 2012.

Kajian majalah ini dianggap lebih objektif, karena tidak menerima iklan, dan membeli kendaraan sendiri setiap pengujian dilakukan.

Selain sebagai mobil yang paling direkomendasikan, Camry merupakan mobil terlaris di AS selama 13 dari 14 tahun terakhir. Toyota telah bersumpah untuk mempertahankan posisi itu dengan menargetkan penjualan Camry di AS menjadi 360.000 unit pada tahun depan, di bawah rekor 2007 sebanyak 473.108 unit.

Sementara itu, pada Oktober, penjualan Camry di AS turun 7,4 persen dari tahun sebelumnya menjadi 275.004 unit. Ini menyusul berkurangnya pasokan setelah gempa dan tsunami Jepang Maret lalu.
Untuk pasar AS, Toyota membangun Camry di Georgetown, Kentucky, di pabrik milik Subaru.
Sebelumnya, pada Agustus, Consumer Reports telah menurunkan rekomendasi Honda Civic 2012 sebagai mobil yang paling disukai. Hal itulah yang membuat Honda akan mengubah Civic, meski tanpa merinci. (art)

• VIVAnews
 http://otomotif.vivanews.com/news

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money