Selasa, 31 Januari 2012

Supercar Bumblebee Khusus Raja Minyak di Arab

Desain dan warna mobil tercepat di dunia ini, mirip dengan Camaro Bumblebee.

Pasar mobil di negera Timur Tengah menjadi target utama penjualan para produsen supercar tersohor dunia. Sebab, tak jarang produk mereka yang memiliki banderol selangit bisa ludes terjual dengan waktu yang singkat di negeri kaya minyak itu.

Peluang pasar yang sangat potensial ini, dimanfaatkan betul oleh produsen supercar asal Prancis, Bugatti. Mereka sengaja meluncurkan Bugatti Veyron Grand Sport special edition untuk pasar Timur Tengah, salah satunya adalah Qatar.

Mobil tercepat di dunia ini memang diperuntukkan untuk para saudagar minyak di negeri tersebut. Bugatti edisi terbatas tersebut dibuat dengan desain serta warna yang mirip Camaro Bumblebee--Muscle Car besutan Chevrolet yang digunakan di film Transformers.

Meski berkelir kuning, kesan garang dan agresif di Bugatti Veyron Grand Sport special edition, sama sekali tidak berubah. Bugatti ini mengusung warna two-tone perpaduan antara kuning cerah dengan warna dasar serat karbon pada tubuh bagian bawahnya. Model ini juga hadir dengan model atap convertible yang membuatnya tampak lebih sporty. Bagian interior, yakni dashboard diberi sentuhan warna hitam. Sehingga dapat memberikan kesan mewah.

Untuk urusan tenaganya, Bugatti masih mempertahankan mesin seri terdahulunya, mesin 16.4 liter yang mampu menghasilkan kecepatan maksimal hingga 431 km/jam. Dengan banderol harga sekitar Rp18,2 miliar, Bugatti tampaknya tidak akan kesulitan untuk menjual supercar tersebut di negara-negara Timur Tengah.
Bugatti Veyron Grand Sport special edition diperkenalkan di ajang Qatar Motor Show 2012, yang berlangsung pada pekan ini. (Sumber: Carbuzz)


• VIVAnews http://otomotif.vivanews.com/news

Android Mulai Ancam BlackBerry di Indonesia

Meski penjualan smartphone BlackBerry masih dominan, kecenderungannya bergerak turun.

Menurut data terakhir lembaga riset Canalys, sampai 2011, sebanyak 47 persen dari seluruh smartphone yang beredar di Indonesia merupakan BlackBerry.
Sebagai gambaran, di 2010, smartphone besutan RIM itu baru menguasai 34 persen pasar, dan di 2009, cuma 9 persen. Walau kini masih dominan, posisi BlackBerry terancam digusur oleh ponsel-ponsel berbasis program Android besutan Google.

RIM sendiri optimis, jumlah pelanggan mereka di negeri ini akan terus meningkat. Saat ini, dari kisaran angka 5 juta pelanggan, mereka yakin akan mampu meraih 9,7 juta pelanggan di akhir 2015 mendatang.

Kompetitor globalnya, yakni Apple iPhone di Indonesia justru bergerak lambat. Sejak beredar resmi beberapa tahun terakhir lewat operator Telkomsel dan XL, penggunanya baru mencapai 250 ribu pelanggan. Ini artinya, iPhone bukanlah kompetitor BlackBerry di negeri ini.

Ternyata, selain pengguna Indonesia yang gemar menggunakan BlackBerry, pedagang ponsel di pusat-pusat gerai seluler pun lebih suka menjual produk besutan RIM tersebut.

“Dari sisi margin keuntungan, menjual BlackBerry dengan menjual smartphone lain kurang lebih sama. Tetapi pembeli BlackBerry lebih banyak dibanding smartphone lain,” kata Leo, pemilik gerai Sky 2 di Mal Ambassador, Jakarta. “Perbandingannya sekitar 70:30,” ucapnya.

Menurut Toto, petugas dari gerai Putra Shop, sejak setahun terakhir, khususnya sejak booming BlackBerry, banyak toko-toko lain yang beralih fokus ke penjualan smartphone itu. “Dari satu unit, kami bisa meraih keuntungan antara Rp50 ribu sampai Rp100 ribu,” ucapnya.

Pria berusia 25 tahun ini juga menyebutkan, setahun yang lalu, gerainya masih fokus menjual ponsel Nokia. Namun semakin maraknya BlackBerry, ia pun banyak menempel banner BlackBerry di gerainya. Per hari, ia bisa menjual antara 5 sampai 10 unit smartphone tersebut.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Rudi, 20 tahun, penjaga gerai T cell. Di gerainya yang sudah lama fokus ke penjualan BlackBerry tersebut, ia bisa menjual hingga 10 unit produk per hari. “Sekitar 70 persen pengguna smartphone membeli BlackBerry, dibandingkan dengan Android atau iPhone yang hanya sekitar 30 persen,” ucapnya.

“Pengguna menyukai BlackBerry karena pilihan harganya beragam, mulai dari yang Rp1 juta. Jarang ada yang membeli smartphone Apple karena harganya mahal,” ucap Leo. “Pengguna lebih memilih Android, apalagi sekarang sudah semakin banyak pengguna yang mengerti teknologi,” ucapnya.

Meski begitu, Rudi menyebutkan, beberapa bulan terakhir, penjualan BlackBerry di gerainya mulai mengalami penyusutan. “Mungkin karena banyak sekali pesaing, misalnya Samsung dan smartphone Android lain,” ucapnya. “Tetapi kalau diurutkan, penjualan smartphone masih dikuasai BlackBerry, lalu smartphone Android, Apple, dan Nokia,” ucapnya.

Demikian pula disampaikan Toto. “Sejak Samsung gencar merilis produk Android, penjualan BlackBerry sedikit turun. Tetapi kalau Apple memang sejak lama jarang peminatnya,” kata Toto. “Produknya mahal dan hanya orang-orang tertentu saja yang suka,” sebutnya. (ren)

• VIVAnews
 http://teknologi.vivanews.com/news/



Senin, 30 Januari 2012

Polisi Ini Tak Mampu Jinakkan Supercar

VW Golf R mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 5,7 detik.

Seorang polisi Manchester, Inggris, menabrakkan supercar seharga 40 ribu pound sterling atau sekitar Rp550 juta, saat melakukan uji coba mengemudi di sebuah acara televisi.

Dilansir harian Daily Mail, Senin 30 Januari 2012, polisi yang bernama Pc Paul Fletcher mengemudikan Volkswagen Golf R, dan memacunya hingga kecepatan 250 km/jam saat melintas di kawasan Manchester, Inggris, pekan lalu.

Anggota polisi Manchester terbaik ini, menguji kendaraan yang hendak digunakan saat melakukan pengejaran dengan kecepatan tinggi. Kejadian tabrakan sempat tertangkap kamera, di mana ada seorang petugas polisi berada dalam mobil berkecepatan tinggi, hingga akhirnya hilang kendali.

Ironisnya kecelakaan itu terjadi di saat Pc Paul Fletcher tengah berpura-pura mengejar kawanan penjahat, dalam sebuah acara BBC show Car Wars.

Di acara itu, Fletcher berperan petugas di GMP's Automatic Numberplate Recognition Intercept Unit, yang memperkenalkan unit Polisi dengan fasilitas mobil berkecepatan tinggi, yang menggunakan pelacak untuk mengejar tersangka kriminal.

Tapi sialnya, saat uji coba itu, ia justri kehilangan kendali dengan Volkswagennya, hingga tergelincir di bundaran Wharfside Way, Trafford Park.

Fletcher diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran dan menderita cedera tulang belakang. Namun kondisinya sekarang sudah keluar dari rumah sakit.

Kejadian ini sedang dipersiapkan untuk ditindaklanjuti, dan tidak tertutup kemungkinan Fletcher harus menghadapi tuntutan pidana.

"Hasil dari kecelakaan ini, menjadikan pihak GMP kembali melihat bahwa kepolisian pun harus lebih hati-hati melakukan pengujian di jalan umum," demikian pernyataan kepolisian setempat.
Sekedar diketahui, mobil ini memiliki tenaga dahsyat dan akselerasi cepat yang pernah diproduksi VW. Golf R mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 5,7 detik. Tentunya tidak sembarang orang mampu menjinakkan mobil tersebut. (eh)

• VIVAnews
http://otomotif.vivanews.com

Minggu, 29 Januari 2012

iPhone 4S Muncul, iPhone Lawas Dipangkas

Langkah tersebut merupakan strategi bisnis produsen yang berbasis di Sillicon Valley itu.

Setelah Apple meluncurkan smartphone terbarunya, smartphone Apple seri terdahulu akan diturunkan, sehingga versi yang beredar misalnya hanyalah tinggal yang berkapasitas 8GB.

"Setiap seri baru iPhone muncul, maka iPhone seri sebelumnya akan dipangkas," kata Gideon Edhie Purnomo, Vice President Channel Management Telkomsel, usai peluncuran iPhone 4S di Jakarta, Jumat 27 Januari 2012.

Langkah tersebut memang merupakan strategi bisnis produsen berbasis di Sillicon Valley itu. Hal serupa juga berlaku saat hadirnya iPhone 4S. “Ini kebijakan langsung dari Apple. Untuk kapasitas di atas 16GB, setelah ini hanya ada di iPhone seri terbaru," ucap Gideon.

Khusus untuk pemilik iPhone 3GS dan iPhone 4, Gideon melanjutkan, mereka bisa melakukan upgrade sistem operasi pada smartphone mereka menggunakan iOS 5, sama seperti yang digunakan pada iPhone 4S. “Meski begitu, iPhone mereka tetap tidak bisa menggunakan fitur Siri dan Facetime,” ucapnya.

Di Indonesia, iPhone 4S baru dihadirkan oleh Telkomsel di Jakarta. Kota-kota lain yang akan disediakan iPhone 4S antara lain adalah Bandung, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, dan Medan.

Untuk harganya, pengguna prabayar Simpati Telkomsel bisa mendapatkan versi 16GB seharga Rp7,7 juta. Adapun untuk pengguna pascabayar yakni kartu Halo, iPhone 4S versi 16GB dipasarkan di harga Rp4,69 juta dengan tarif bulanan Rp324 ribu per bulan selama 12 bulan. Atau pilihan lain, produk yang sama bisa ditebus seharga Rp699 ribu dengan iuran bulanan Rp900 ribu selama setahun. (art)

• VIVAnews
http://teknologi.vivanews.com/

Sabtu, 28 Januari 2012

Nokia Seri S40 Terjual 1,5 Miliar Unit

Ponsel S40 ke 1,5 miliar tercatat dibeli oleh seorang konsumen di Brazil.

Nokia mengumumkan salah satu tonggak sejarah dalam penjualan perangkat mobile-nya. Ponsel seri S40 Nokia tercatat mencapai angka penjualan 1,5 milyar unit di seluruh dunia.
Perangkat yang terjual pada angka 1,5 milyar tersebut dibeli oleh seorang wanita 21 tahun asal Sao Paulo, Brazil, Mayara Rodrigues. Mayara membeli Asha 303 dari Toko Magazine Luiza di Sao Paulo.

“Kami bangga dengan tonggak sejarah kami. 1,5 milyar perangkat S40 telah terjual, ini merupakan sebuah penanda yang sulit dijangkau, apalagi dalam satu lini produk," kata Mary McDowell, Executive Vice President for Mobile Phones, dalam keterangan tertulisnya, 27 Januari 2011.

"Pada saat yang sama. kami menjaga komitmen kami untuk menghubungkan miliar pelanggan berikutnya di seluruh dunia. Menyenangkan untuk mempertimbangkan bagaimana perangkat Seri 40 telah membuat teknologi mobile dapat diakses dan terus membantu mengubah kehidupan manusia menjadi lebih baik,” ujar Mary.

Perangkat Nokia Asha 303 yang merupakan perangkat ke 1,5 milyar yang terjual, adalah handset  kombinasi layar sentuh dan papan ketik Qwerty. Ponsel ini didesain untuk browsing situs, jejaring sosial dan game.
Perangkat ini juga telah terinstal dengan hiburan dan aplikasi, seperti "Angry Birds".

Seri 40 yang pertama, yakni Nokia 7110, dikembangkan pada 1999. Sejak itu Nokia melanjutkan seri S40 sampai mempertimbangkan seri ini menjadi sebuah smartphone yang terwujud dalam seri Nokia Asha.

Ponsel seri S40 kini mengaburkan batas antara ponsel fitur dengan smartphone. Dengan inovasi terbaru termasuk, Nokia Maps  untuk S40, Nokia Browser, aplikasi web, Nokia Money, Nokia Life Tools, jutaan consumer telah menikmati kemudahan dan keterjangkauan akses internet dan informasi untuk pertama kalinya.

Selain itu, ponsel ini juga relevan dengan aplikasi maupun konten lokal. | CNet, eh

• VIVAnews

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money